Kompas.com - 25/07/2016, 11:44 WIB
Kamera ganda di punggung LG G5 SE masing-masing menyajikan sudut pandang normal (kiri) dan wide-angle Oik Yusuf/ KOMPAS.comKamera ganda di punggung LG G5 SE masing-masing menyajikan sudut pandang normal (kiri) dan wide-angle
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - LG G5 SE adalah varian lain dari ponsel flaghsip LG G5 yang dipasarkan di Indonesia dan beberapa negara lain. Dibanding “kakaknya”, LG G5 SE memiliki spesifikasi yang lebih rendah dan harga lebih murah.

Namun, perbedaan spesifikasi itu sebenarnya hanya mencakup dua komponen saja, yakni prosesor (Snapdragon 652 pada LG G5 SE) dan kapasitas RAM 3 GB yang lebih kecil dibanding milik G5.

Hardware lain selebihnya tetap sama, termasuk kamera ganda di bagian belakang yang masing-masing memiliki sensor dan lensa dengan sudut pandang berbeda.

Kamera pertama dengan resolusi 16 megapiksel mampu “melihat” dengan cakupan bidang pandang 78 derajat (F1.8), lebih kurang serupa dengan coverage kamera ponsel lain pada umumnya.

Kamera kedua dengan resolusi 8 megapiksel memiliki sudut pandang wide-angle dengan cakupan bidang mencapai 135 derajat (F2.4) yang terbilang sangat lebar.

Kedua kamera memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Seperti apa hasil jepretan mereka? Simak ulasan KompasTekno berikut ini.

Antarmuka kamera

Selain lewat icon di antarmuka, aplikasi kamera bawaan LG G5 SE bisa dijalankan secara cepat dengan menekan tombol volume Down sebanyak dua kali. Ponsel pun akan siap memotret dalam hitungan detik, bahkan jika layar ponsel dalam keadaan mati atau terkunci sekalipun.

Di dalam aplikasi ada tiga mode pengambilan gambar, yakni Simple, Auto, dan Manual.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Tampilan antarmuka aplikasi kamera LG G5 SE dalam mode Auto
Mode Simple hanya menyajikan tampilan yang nyaris kosong tanpa elemen visual apapun kecuali dua icon untuk memilih kamera di bagian atas.

Pemotretan dilakukan dengan “touch shutter”, di mana pengguna menyentuhkan jari ke layar untuk mengunci fokus, lalu kamera akan langsung menjepret tanpa harus menekan tombol shutter terpisah.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Beberapa opsi pengambilan gambar berbeda yang bisa diakses dari mode Auto
Mode Auto memberikan akses ke sejumlah opsi pengambilan gambar seperti High Dynamic Range (HDR), mengaktifkan timer, panorama, dan mengatur flash.

Auto merupakan satu-satunya mode pengambilan gambar di mana pengguna bisa merekam video. Tombol untuk merekam video ini tidak terlihat dalam tampilan antarmuka ketika aplikasi diganti ke mode Simple dan Manual.

Beralih ke mode Manual, di sini bisa ditemukan  opsi pengambilan gambar yang paling lengkap Pengguna bisa mengatur aneka parameter seperti white balance, shutter speed, ISO, dan fokus secara manual.

Disediakan juga fasilitas level indicator (virtual horizon), histogram, exposure lock, dan exposure compensation.

Sayangnya, beberapa fitur tambahan ini terkesan kurang berguna seperti histogram yang terlalu kecil sehingga sulit dilihat dan exposure compensation yang hanya bisa diakses lewat mode manual.

Oik Yusuf/ KOMPAS.com Tampilan mode Manual pada aplikasi kamera LG G5 SE dengan parameter-parameter yang bisa diatur. Sembilan kotak kecil dengan pola diamond di baigian tengah menandakan titik auto-fokus phase detect yang bisa mengunci fokus dengan cepat.
Padahal, exposure compensation tentu bisa membuat pemotretan jadi lebih praktis apabila bisa turut diatur dalam mode auto. Parameter ini kerap menentukan akurasi exposure foto, antara kecerahan yang optimal atau under/ over exposure.

Pada mode Manual juga tampak satu lagi perbedaan antara LG G5 SE dan LG G5, yakni absennya opsi pengambilan gambar RAW (dalam format DNG).

Pada LG G5, tombol untuk mengganti format dari JPEG ke DNG tampil lewat sebuah icon di sebelah kiri antarmuka Manual aplikasi kamera. Tapi perbedaan yang satu ini mungkin tidak masalah untuk sebagian besar pengguna.

Ketiga kamera pada LG G5 SE, yakni dua kamera belakang denga sudut pandang “normal” dan wide-angle, serta kamera depan, memiliki native aspect ratio 16:9 yang lebih lebar dan tidak setinggi aspect ratio 4:3 konvensional.

Pemotretan siang hari

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.