Tak Mau Tergantung Google Maps, Uber Siapkan Rp 6,5 Triliun

Kompas.com - 02/08/2016, 07:10 WIB
Logo Uber KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANLogo Uber
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Uber sepertinya tak ingin terus-terusan tergantung pada aplikasi peta digital bikinan Google, Maps. Sebagai gantinya, layanan ride-sharing tersebut hendak membangun teknologi pemetaan digital global yang berdiri di kaki sendiri.

Hal itu diumumkan Uber pekan lalu. Perusahaan berbasis San Francisco itu sekaligus menunjuk Brian McClendon yang merupakan mantan kepala Google Maps sebagai pimpinan inisiasi tersebut. 

McClendon mengatakan Uber telah menyiapkan investasi yang lumayan besar. Kini, bocoran dalam menyebut jumlah investasi itu senilai 500 juta dollar AS atau setara Rp 6,5 triliun, sebagaimana dilaporkan Cnet dan dihimpun KompasTekno, Selasa (2/8/2016).

"Peta yang akurat adalah backbone layanan kami. Selanjutnya kami akan menambah investasi untuk pemetaan," kata McClendon.

Namun, baik McClendon maupun perwakilan Uber lainnya enggan mengonfirmasi bocoran nilai investasi Rp 6,5 triliun yang beredar.

Sumber dalam menambahkan bahwa Google meningkatkan iuran bagi perusahaan pihak ketiga yang menggunakan Maps, termasuk Uber. Hal ini yang memantapkan Uber untuk membangun sendiri sistem pemetaan global yang mumpuni.

Uber sendiri pada awalnya juga didanai oleh Google sebagai salah satu investornya. Namun, lama kelamaan Uber berkembang menjadi raksasa dan kini justru menjadi kompetitor Google dalam mengembangkan mobil tanpa awak alias driveless car.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut sumber dalam, investasi Rp 6,5 triliun Uber juga bakal dialokasikan untuk proyek driveless car. Hal ini juga belum diiyakan pihak Uber.



Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X