Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/08/2016, 08:21 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) selesai menghitung perubahan tarif interkoneksi untuk operator seluler di Indonesia.

Plt. Kepala Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat Kemenkominfo, Noor Iza, mengatakan perubahan itu sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 8 Tahun 2006 tentang Interkoneksi.

"Resultansi penurunan sekitar 26 persen," kata Noor Iza saat dihubungi KompasTekno, Rabu (3/8/2016)

Menurut Siaran Pers Kominfo No.49/HM/KOMINFO/08/2016, tarif baru interkoneksi untuk percakapan suara lintas operator (off-net) untuk penyelenggara jaringan bergerak seluler adalah Rp 204, turun dari sebelumnya Rp 250.

Hasil perhitungan yang sudah dirilis bakal menjadi referensi bagi Kemenkominfo untuk melakukan evaluasi terhadap Dokumen Penawaran Interkoneksi (DPI) yang diajukan oleh operator.

DPI sendiri merupakan dokumen berisi acuan kerjasama interkoneksi antara satu operator dengan yang lainnya. Dokumen ini disusun oleh semua operator dengan merujuk pada Dokumen Petunjuk Penyusunan DPI (P2DPI) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 8 Tahun 2006 tentang interkoneksi.

"Hasil perhitungan biaya interkoneksi ini menjadi referensi bagi penyelenggara telekomunikasi (lokal dan selular) untuk diterapkan di sistem dan jaringan serta Point of Interconnection (PoI) di operator tersebut," ujar Noor.

"Besaran biaya interkoneksi sebagaimana dalam tabel terlampir dimasukkan dalam setting sistem operator," imbuhnya.

Hasil perhitungan tarif interkoneksi yang baru ini akan berlalu pada 1 September 2016 hingga Desember 2018. Setiap tahun, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia akan melakukan evaluasi terhadap perhitungan yang diterapkan.

Dalam waktu dekat Kementerian Kominfo akan menetapkan Paket Regulasi Interkoneksi dan Tarif Pungut Seluler di mana saat ini rancangan regulasi tersebut sedang dalam pembahasan dengan para stakeholder untuk mendapatkan masukan sebelum dilakukan konsultasi kepada publik.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OpenAI Bikin Pendeteksi Teks Buatan AI Seperti ChatGPT

OpenAI Bikin Pendeteksi Teks Buatan AI Seperti ChatGPT

Internet
Arti Kata “TYSM”, Bahasa Gaul yang Sering Digunakan di Medsos

Arti Kata “TYSM”, Bahasa Gaul yang Sering Digunakan di Medsos

Internet
10 Perusahaan Teknologi Dunia Lakukan PHK Massal Selama Januari 2023

10 Perusahaan Teknologi Dunia Lakukan PHK Massal Selama Januari 2023

e-Business
ChatGPT Versi Berbayar Resmi Dirilis, Harganya Rp 300.000-an per Bulan

ChatGPT Versi Berbayar Resmi Dirilis, Harganya Rp 300.000-an per Bulan

e-Business
7 Tips Menggunakan E-Banking agar Tetap Aman dalam Bertransaksi

7 Tips Menggunakan E-Banking agar Tetap Aman dalam Bertransaksi

Internet
Tak Cuma HP Samsung S23 Series, Ini Deretan Gadget yang Dirilis pada Galaxy Unpacked 2023

Tak Cuma HP Samsung S23 Series, Ini Deretan Gadget yang Dirilis pada Galaxy Unpacked 2023

Gadget
Begini Cara Upload Video Lebih dari 30 Detik ke Status WhatsApp

Begini Cara Upload Video Lebih dari 30 Detik ke Status WhatsApp

Software
Video YouTube Shorts Bisa Hasilkan Uang Mulai Hari Ini

Video YouTube Shorts Bisa Hasilkan Uang Mulai Hari Ini

Software
Link dan Cara Daftar Nikah Online di KUA serta Syaratnya, Gratis Tanpa Biaya Tambahan

Link dan Cara Daftar Nikah Online di KUA serta Syaratnya, Gratis Tanpa Biaya Tambahan

e-Business
Menjajal Samsung Galaxy S23 Ultra 5G, Layar Lebih Datar Kamera Lebih Besar

Menjajal Samsung Galaxy S23 Ultra 5G, Layar Lebih Datar Kamera Lebih Besar

Gadget
Cara Pre-order Samsung Galaxy S23 Series dan Harganya, Ada Bonus hingga Rp 7,5 Juta

Cara Pre-order Samsung Galaxy S23 Series dan Harganya, Ada Bonus hingga Rp 7,5 Juta

e-Business
Ramalan Pencipta Gmail, ChatGPT Akan Kalahkan Google dalam 2 Tahun

Ramalan Pencipta Gmail, ChatGPT Akan Kalahkan Google dalam 2 Tahun

Internet
Gaji CEO Intel Dipangkas 25 Persen

Gaji CEO Intel Dipangkas 25 Persen

e-Business
Resmi, Ini Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra di Indonesia

Resmi, Ini Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra di Indonesia

Gadget
Perbandingan Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbandingan Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.