Go-Jek Dapat Kucuran Investasi Rp 7,2 Triliun

Kompas.com - 05/08/2016, 09:14 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com — Go-Jek menerima suntikan modal senilai 550 juta dollar AS atau lebih dari Rp 7,2 triliun dari konsorsium global yang terdiri dari sejumlah investor baru, termasuk KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Markets.

Investor sebelumnya, yakni Sequoia India, Northstar Group, DST Global, NSI Ventures, Rakuten Ventures, dan Formation Group, juga ikut serta dalam sesi pendanaan kali ini.

Investasi baru yang diterima Go-Jek bakal dipakai untuk menumbuhkan skala operasi dan kualitas layanan-layanannya, termasuk jasa ojek, pengiriman makanan, kurir, e-wallet (Go-Pay), dan mobil panggilan Go-Car.

Baca: Jokowi ke AS, Bos Go-Jek Berharap Startup Lokal Kecipratan Investasi

Informasi yang dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Jumat (5/8/2016), menyebutkan bahwa dengan adanya pendanaan di atas, valuasi Go-Jek mencapai 1,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 17 triliun) sehingga bisa disebut sebagai startup “Unicorn” (bernilai di atas 1 miliar dollar AS).

“Kami merasa terhormat dan senang bisa bekerja sama dengan partner-partner kelas dunia,” ujar pendiri sekaligus CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, dalam sebuah pernyataan.

“Para peserta sesi pendanaan ini bukan hanya membawa pengalaman global di bidang teknologi, media, dan telelomunikasi, tetapi mereka juga merupakan partner lokal yang berpengalaman.”

Head of Southeast Asia Warburg Pincus mengatakan, aplikasi Go-Jek telah diunduh sebanyak 20 juta kali hingga akhir Juni 2016. Jumlah pesanan tercatat sebanyak 20 juta pada bulan Juni saja.

“Itu berarti ada delapan pesanan yang diproses setiap detiknya pada bulan tersebut,” kata dia.

Go-Jek saat ini memiliki 200.000 pengemudi motor dan mobil. Merchant Go-Food tercatat sebanyak 35.000, masih ditambah dengan 3.000 penyedia layanan lain.

Sementara itu, Grab, rival berat Go-Jek, pada bulan lalu mengumumkan kerja sama dengan Lippo Group untuk menyediakan platform mobile payment. Sejauh ini Grab telah memperoleh pendanaan sebesar 700 juta dollar AS dari investor seperti SoftBank Corp, China Investment Corp, dan Temasek Holdings.

Baca: Pelajaran dari Bobolnya Akun-akun Go-Jek

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber TechCrunch
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.