Ini Daftar Investor Rp 7,2 Triliun Go-Jek

Kompas.com - 05/08/2016, 15:28 WIB
Helm Gojek asal Bandung IstimewaHelm Gojek asal Bandung
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Go-Jek resmi mengukuhkan diri sebagai "Unicorn", yakni startup yang memiliki valuasi di atas 1 miliar dollar AS, lebih tepatnya 1,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 17 triliun.

Status itu menempel setelah Go-Jek menerima suntikan dana kolektif sebesar 550 juta dollar AS atau lebih dari Rp 7,2 triliun.

Nama-nama baru yang masuk bursa investasi ini adalah KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital, dan Capital Group Markets, sebagaimana tertera pada keterangan pers yang diterima KompasTekno, Jumat (5/8/2016).

Ada juga investor-investor lama yang terus menggelontorkan dana ke layanan ride-sharing tersebut. Mereka adalah Sequoia India, Northstar Group, DST Global, NSI Ventures, Rakuten Ventures, dan Formation Group.

Baca: Go-Jek Dapat Kucuran Investasi Rp 7,2 Triliun

Kepercayaan para investor pada Go-Jek didasarkan pada pertimbangan matang. Menurut Direktur KKR Asia, Terence Lee, kekuatan Go-Jek adalah selalu fokus dalam menghadirkan solusi online yang inovatif, nyaman, dan terjangkau, untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari.

"Kami melihat peluang besar bagi Go-Jek untuk memperkuat posisinya sebagai penyedia on-demand mobile platform terdepan di Indonesia," kata Lee.

Senada dengan Lee, Head of Southeast Asia Warburg Pincus, Jeffrey Perlman mengatakan, kondisi masyarakat saat ini sangat mendukung ekosistem bisnis Go-Jek. Antara lain dilihat dari pertumbuhan kelas menengah, arus urbanisasi, dan peningkatan adopsi internet.

"Kami berharap bisa memanfaatkan jaringan rekanan global kami, serta pengalaman kami di sektor teknologi dan konsumer untuk mendukung Go-Jek membangun platform internet terdepan di Indonesia dan kawasan regional," Perlman menuturkan.

CEO Go-Jek Nadiem Makarim pun berharap kolaborasi dengan para investor baru dan lama bisa mendatangkan faedah bagi layanan tersebut dan ujung-ujungnya berimbas pada peningkatan pengalaman pengguna.

"Go-Jek siap untuk terus membangun dan memperkuat apa yang selama ini dilakukan dengan sukses, yaitu fokus sebagai penyedia aplikasi on-demand terbesar yang selalu ada di hati masyarakat Indonesia," ia menjelaskan.

Baca: Bocoran Sebut Go-Jek Layani 8 Pesanan Tiap Detik

Lebih lanjut, dana segar yang diterima Go-Jek akan digunakan untuk meningkatkan skala dan kualitas on-demand platform serta layanan aplikasinya. Go-Jek juga berencana berekspansi ke kawasan regional.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X