Kompas.com - 07/08/2016, 20:08 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Teknologi pemetaan dan augmented reality (AR) yang digunakan oleh game mobile populer Pokemon Go menimbulkan kekhawatiran soal keamanan rahasia negara.

Lantaran inilah, otoritas di Iran minggu lalu mengambil langkah untuk melarang warganya bermain Pokemon Go, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BBC, Minggu (7/8/2016).

Hal tersebut diputuskan oleh High Council of Virtual Spaces, lembaga pemerintah Iran yang bertugas mengawasi aktivitas online warga.

Baca: Pasang Versi Resmi, Monster di Pokemon Go Bakal Terhapus?

Dengan demikian, Iran menjadi negara pertama di dunia yang resmi melarang warganya bermain Pokemon Go. Tidak dijelaskan apa persisnya isu keamanan yang menjadi alasan di balik pelarangan itu.

Pemerintah Iran dilaporkan sempat menghubungi pembuat game sebelum akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan larangan.

Kekhawatiran soal Pokemon Go yang berpotensi membocorkan informasi sensitif juga muncul di beberapa negara lain di luar Iran, termasuk di Indonesia di mana kepala BIN Sutiyoso menganggap game ini dapat mengancam keamanan negara.

Bulan lalu, Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian melarang anggota polisi bermain Pokemon Go saat sedang bertugas.

Seorang warga negara Perancis sempat diamankan anggota TNI di Cirebon karena masuk tanpa izin ke markas militer demi mencari pokemon.

Kendati demikian, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara telah menyatakan bahwa Pokemon Go sebenarnya tidak berbahaya. Dia telah bertemu pihak Google (yang petanya dipakai sebagai acuan dasar game tersebut) dan meminta agar tidak mencantumkan peta berisi obyek vital nasional.

Baca: Resmi Masuk Indonesia, Ini Link Download Pokemon Go

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber BBC News


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.