"Argo Kuda" Tembus Rp 595.000, Sopir Uber Diberhentikan

Kompas.com - 10/08/2016, 19:09 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Uber Indonesia menyatakan telah memberhentikan pengemudi layanan taksi online miliknya karena membuat seorang pengguna mendapat tagihan hampir Rp 600.000 hanya untuk perjalanan dari Kasablanka ke Setiabudi.

Setelah pelanggan turun di Setiabudi, sopir "nakal" tersebut melanjutkan perjalanan sampai ke Serang di wilayah Banten yang jaraknya lebih dari 200 kilometer tanpa menutup transaksi di aplikasi Uber.

“Dapat kami konfirmasikan bahwa mitra-pengemudi tersebut sudah dinonaktifkan dari platform Uber,” sebut juru bicara Uber Indonesia saat dihubungi oleh KompasTekno, Rabu (10/8/2016).

Ketika ditanya apakah kesalahan penagihan ini terjadi karena tindakan sopir atau hal lain, pihak Uber menyatakan hal tersebut “tidak terkait dengan sistem atau platform” Uber.

Ditambahkan bahwa tarif "argo kuda" alias tagihan tak wajar yang didapat oleh pengguna Uber akan disesuaikan menurut tarif sebenarnya. Mekanisme “refund” ini berupa penyesuaian tagihan kartu kredit yang dijadikan alat pembayaran.

Pihak Uber mengimbau penggunanya agar menyalurkan keluhan apabila menemui kejadian seperti yang dialami Dolly. Keluhan bisa disampaikan melalui fitur komplain di dalam aplikasi Uber atau via e-mail ke alamat support.jakarta@uber.com.

“Kami akan melakukan review, lalu menyesuaikan biaya perjalanan kepada pihak pengguna,” kata sang juru bicara.

Cerita berawal dari seorang pengguna Uber bernama Dolly Surya yang memakai layanan transportasi berbasis aplikasi itu untuk pergi dari Mal Kota Kasablanka ke Setiabudi, Jakarta, Selasa (9/8/2016) malam.

Menurut dia, rute yang relatif pendek itu membuahkan tagihan di luar kewajaran, mencapai Rp 595.000, gara-gara sopir yang ternyata tidak menekan tombol “end trip” ketika sudah sampai ke tujuan.

“Saya dicurangi sopir Uber dalam perjalanan terakhir. Tarif saya seharusnya Rp 18.000, tapi malah melambung menjadi hampir Rp 600 ribu,” keluh Dolly dalam kicauan di Twitter, esok hari setelah kejadian yang tak mengenakkan itu.

Ketika dihubungi oleh KompasTekno, Dolly mengirimkan screenshot tanda terima tagihan untuk perjalanan dimaksud, berikut gambaran rute tak wajar yang ditempuh oleh pengemudi mobil Uber yang ditumpanginya waktu itu.

Dolly mengatakan, usai mengantarnya ke Setiabudi, sang pengemudi bernisial AR yang mengendarai mobil sedan hatchback itu menempuh rute yang jauh hingga ke daerah Serang, Banten. Dolly pun menyuarakan keluhanya lewat fitur komplain yang tersedia dalam aplikasi Uber.

Baca: Tips Menghindari Jebakan Argo Kuda Sopir Uber

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.