Palestina Hilang di Google Maps, Ini Penjelasan Google kepada Menkominfo

Kompas.com - 11/08/2016, 11:25 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/8/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraMenteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/8/2016)
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, diketahui bahwa wilayah Palestina menghilang dari Google Maps. Sebelumnya, wilayah tersebut masih tercantum di aplikasi peta digital milik Google tersebut.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak Google terkait hilangnya wilayah Palestina dari Google Maps.

Menurut Rudiantara, persoalan ini terkait dengan politik internasional sehingga harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Namun, ia mengaku sempat berkomunikasi dengan pihak Google. Pada prinsipnya, kata Rudiantara, Google membuat peta dengan mengacu pada keanggotaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Di PBB, kan status Palestina adalah observer, belum menjadi anggota penuh," ujar Rudiantara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Google Hasil pencarian Palestina di Google Maps, Rabu (10/8/2016)

Meski begitu, posisi Pemerintah Indonesia jelas mengakui keberadaan Palestina. Salah satunya melalui pembahasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (KTT OKI).

"Posisi Pemerintah Indonesia jelas. Kita mendukung. Tetapi, saya cek, mereka (Google) mengacu kepada PBB," ungkapnya.

Dari penelusuran Kompas.com, ketika kata "Palestine" dimasukkan di aplikasi Google Maps, pencari akan diarahkan pada beberapa kota di wilayah Palestina, tetapi tak tercantum nama negara Palestina.

Google tengah jadi sorotan setelah tak mencantumkan negara Palestina di Google Maps. Keputusan Google ini diketahui setelah Palestine Journalist Forum (PJF) atau Forum Jurnalis Palestina protes karena tak melihat nama negara mereka di Google Maps.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X