Balon Internet Google Dipastikan Tetap Terbang di Indonesia

Kompas.com - 12/08/2016, 15:13 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berbicara dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Google X, Mountain View,
Rabu (28/10/2015). Wicak Hidayat/KOMPAS.comMenteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berbicara dalam acara penandatanganan nota kesepahaman di Google X, Mountain View, Rabu (28/10/2015).
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Proyek Google Loon atau dikenal juga sebagai balon internet Google di Indonesia dipastikan akan terus dilanjutkan. Rencananya, balon tersebut akan terbang di wilayah Indonesia dan menyebarkan koneksi internet ke daerah-daerah terpencil.

Google bekerja sama dengan sejumlah operator telekomunikasi Indonesia untuk menghadirkan Project Loon di Tanah Air. Saat ini, proyek penyebaran internet ini sedang dikaji dari segi keamanan.

"Tadi bahas Loon juga, dan update statusnya dari sisi security bagaimana," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Ruang Serbaguna, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta, Kamis (11/8/2016), seperti dikutip dari Kontan.

Menteri yang akrab disapa Chief RA ini mengatakan Google sudah berkomunikasi dengan Mabes TNI. Terutama terkait pembahasan dari segi keamanan. Selain itu, Google juga harus mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan karena mereka menggunakan ruang lintas udara.

"Mereka sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, sebetulnya sebelum pergantian menteri yang baru,"imbuhnya.

Sebagai catatan, Project Loon adalah inisiatif yang diambil Google untuk membangun akses internet murah dan terjangkau di daerah terpencil dan tertinggal. Pengembangannya, akan menggunakan balon udara khusus yang mengudara di lapisan stratosfer.

Balon yang mengudara setinggi 20 km inilah yang nanti akan menciptakan jaringan nirkabel dengan kecepatan serupa 3G. Dalam pengembangannya, Google menggandeng beberapa operator telekomunikasi Tanah Air yang memiliki lisensi pemakaian frekuensi di Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Operator itu diantaranya adalah Telkomsel, XL, dan Indosat Ooredoo. "Untuk pembagian wilayahnya, mereka (operator) sendiri yang menentukan, dan kita harap tahun ini proyek selesai," pungkas Rudiantara.



Sumber KONTAN
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X