Mahasiswi Ini Kenalkan Wisata Semarang lewat Game Android

Kompas.com - 14/08/2016, 14:22 WIB
Lidya sang pembuat permainan sedang memeragakan simulasi aplikasi permainan tersebut. Selain mengumpulkan berbagai koin dan menghindari rintangan, dalam perjalanan Anda akan menemukan penjelasan salah satu kuliner khas dari daerah tersebut, salah satunya Tahu Bakso Ungaran Kabupaten Semarang yang dapat ditemukan saat menuju Gedong Songo. KOMPAS.com/Muhammad Irzal AdiakurniaLidya sang pembuat permainan sedang memeragakan simulasi aplikasi permainan tersebut. Selain mengumpulkan berbagai koin dan menghindari rintangan, dalam perjalanan Anda akan menemukan penjelasan salah satu kuliner khas dari daerah tersebut, salah satunya Tahu Bakso Ungaran Kabupaten Semarang yang dapat ditemukan saat menuju Gedong Songo.
|
EditorReska K. Nistanto

SEMARANG, KOMPAS.com – Berbagai cara untuk mempromosikan destinasi wisata dilakukan oleh lapisan masyarakat. Salah satunya adalah mahasiswi asal Semarang satu ini yang menciptakan permainan (game) untuk memperkenalkan potensi wisata Semarang dan sekitarnya.

Lidya Oktorina Kusuma Sakti, mahasiswi Universitas Katolik Soegijapranata Fakultas Ilmu Komputer membuat game bertemakan wisata. Game tersebut diberi nama Dorang, singkatan dari dolanan Semarang atau dalam bahasa Indonesianya mainan Semarang.

“Sengaja saya namain Dorang karena wisata yang mau diperkenalkan itu wisata Semarang sampai kabupaten-kabupatennya,” ujar Lidya kepada KompasTravel saat memamerkan hasil karyanya di acara Jateng Fair 2016, Jumat (12/8/2016).

Aplikasi permainan yang dibuatnya merupakan syarat kelulusan yang harus membuat sebuah produk teknologi salah satunya berupa aplikasi. Lidya mengatakan lama proses perencanaan hingga pembuatannya sekitar empat bulan, ia pun bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Tengah.

Namun, Lidya mengatakan permainan tersebut masih jauh dari ekspektasinya, dan masih akan dikembangkan dalam jangka panjang.

Berbagai keterbatasan masih ditemukan, seperti peta wisata yang total baru ada 10, tampilan grafis yang rendah, hingga cakupan lokasi yang belum menjangkau seluruh Semarang dan sekitarnya.

“Ke depannya game ini masih mau dikembangkan, kemarin (dibuat) karena untuk salah satu syarat kelulusan, jadi masih seadanya. Ke depan mau ditambahin obyeknya, dan saran-saran dari responden wisatawan yang datang ke Semarang,” ujar Lidya.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Salah satu hasil screenshoot pembukaan aplikasi permainan Dorang untuk android.

Gameplay

Sebelum memulai permainan, Anda juga diminta memilih karakter yang terdiri dari Denok dan Kenang sebagai duta wisata Semarang.

Game ber-genre petualangan ini menyusuri berbagai destinasi wisata tersebut juga memperkenalkan kuliner hingga ciri khas berbagai destinasi. Salah satunya menuju kawasan wisata candi Gedong Songo yang berada di Kabupaten Semarang.

Sepanjang jalan, Anda diminta mengumpulkan koin kacang, dimana kacang tersebut dalam dunia nyata biasa dipakai wisatawan untuk memberi makan monyet penghuni wisata tersebut.

Selain mengumpulkan berbagai koin dan menghindari rintangan, dalam perjalanan Anda akan menemukan penjelasan salah satu kuliner khas dari daerah tersebut, di antaranya seperti lumpia, tahu bakso, sate sapi, serabi kucur, dan yang lainnya.

Game Dorang dapat diunduh di toko aplikasi Android, Google Play Store untuk pengguna Android. Anda bisa langsung mengunduhnya dari tautan berikut ini. Game ini belum tersedia di platform iOS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.