Kompas.com - 23/08/2016, 09:15 WIB
Sejumlah sopir taksi online saat melakukan aksi unjuk rasa di lapangan parkir timur Senayan pada Senin (22/8/2016). Akhdi Martin PratamaSejumlah sopir taksi online saat melakukan aksi unjuk rasa di lapangan parkir timur Senayan pada Senin (22/8/2016).
|
EditorDeliusno

JAKARTA, KOMPAS.com - Para sopir taksi online, termasuk dari Uber dan Grab, melakukan aksi unjuk rasa di lapangan parkir timur Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2016).

Dalam aksi tersebut, mereka menuntut pemerintah mencabut Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

"Permenhub itu, jelas kebijakan titipan pengusaha besar, yakni kaum pemilik modal yang akan mematikan kami yaitu driver individual," ujar pengacara yang mewakili para sopir taksi online, Andryawal Simanjuntak, di lokasi.

Adapun poin permenhub yang dianggap memberatkan pengemudi taksi online adalah terkait keharusan mengikuti uji kelayakan kendaraan bermotor atau KIR, keharusan memiliki SIM A umum, dan balik nama STNK kendaraan ke perusahaan ataupun koperasi.

Aturan lainnya dalam permenhub yang dikeluhkan para pengemudi taksi online adalah harus memiliki tempat penyimpanan kendaraan (pool) dan keharusan menyediakan pemeliharaan kendaraan atau bengkel.

Andryawal menilai, dengan diterbitkannya permenhub tersebut, pemerintah tidak berpihak kepada rakyat kecil, dalam hal ini para pengemudi, yang membutuhkan pekerjaan halal.

Selain itu, menurut dia, banyak warga Jakarta yang membutuhkan moda transportasi yang murah, nyaman dan aman seperti taksi berbasis aplikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemerintah hanya peduli terhadap pada kepentingan-kepentingan pemilik modal dan tidak terhadap rakyatnya," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.