Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menkominfo Diminta Pelan-pelan Tangani Keberatan Tarif Interkoneksi

Kompas.com - 24/08/2016, 18:40 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Meutya Hafidz menyarankan agar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan penghitungan tarif interkoneksi. Bila perlu, ada baiknya mengumpulkan seluruh operator untuk berdiskusi.

"Pak Rudiantara sebaiknya pelan-pelan saja, kalau ada keberatan itu jangan diabaikan. Coba dibicarakan dulu," ujar Meutya saat ditemui di sela sidang Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 DPR dengan Menkominfo di Gedung DPR, Rabu (24/8/2016).

Menurut Meutya, upaya Rudiantara menurunkan tarif telekomunikasi yang mesti dibayarkan pelanggan adalah hal yang bagus dan patut didukung. Namun, dengan adanya keberatan dan potensi keputusan itu mempengaruhi pendapatan operator milik BUMN, yaitu Telkomsel, maka sebaiknya dipertimbangkan lagi.

"Bukankah ada juga cara lain, tidak berarti harus melalui tarif interkoneksi? Menurut saya sekarang perlu dikaji juga keberatannya Telkomsel, karena kan bisa berpengaruh juga ke penurunan pendapatan negara. Saya inginnya sih minta operator duduk bareng dulu," pungkasnya.

Baca: Telkomsel Minta Penghitungan Tarif Interkoneksi yang Adil

Anggota Komisi 1 DPR dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Effendi Simbolon menyuarakan pendapat yang serupa. Menurutnya lebih baik jika mengundang dan mengajak diskusi seluruh pihak yang terlibat, yaitu Menkominfo, operator yang pro dan operator yang kontra.

"Saran saya, ada baiknya kalau kita ingin mengelaborasi ini (interkoneksi), hadirkan saja seluruh pihak terkait. Tak perlu mengundang ahli. Cukup menteri sebagai pemerintah, kemudian operator yang pro dan kontra saja. Kita dudukkan bersama," kata Effendi.

Lebih lanjut, Effendi mengatakan sebaiknya DPR tidak terjebak dengan urusan korporasi karena interkoneksi bukan ranah mereka.

"Ranah kita itu kinerja menteri, tapi kalau perlu membahas ini ya kita bentuk Panja saja," terangnya.

Untuk diketahui, tarif interkoneksi merupakan biaya yang mesti dikeluarkan operator saat pengguna layanan komunikasinya menghubungi operator lain, baik berupa panggilan atau pesan singkat.

Baca: Kemenkominfo Tetapkan Tarif Interkoneksi Baru

Sebelumnya, Kemenkominfo mengeluarkan keputusan terkait perhitungan penurunan tarif interkoneksi. Penurunan tarif interkoneksi rata-rata 26 persen untuk 18 skema panggilan dan akan berlaku pada 1 September 2016.

Salah satu operator yang keberatan terhadap penurunan tarif interkoneksi tersebut adalah Telkomsel. Mereka berharap perhitungan mengenai penurunan tarif interkoneksi itu dilakukan dengan lebih adil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

OpenAI Bikin Pendeteksi Teks Buatan AI Seperti ChatGPT

OpenAI Bikin Pendeteksi Teks Buatan AI Seperti ChatGPT

Internet
Arti Kata “TYSM”, Bahasa Gaul yang Sering Digunakan di Medsos

Arti Kata “TYSM”, Bahasa Gaul yang Sering Digunakan di Medsos

Internet
10 Perusahaan Teknologi Dunia Lakukan PHK Massal Selama Januari 2023

10 Perusahaan Teknologi Dunia Lakukan PHK Massal Selama Januari 2023

e-Business
ChatGPT Versi Berbayar Resmi Dirilis, Harganya Rp 300.000-an per Bulan

ChatGPT Versi Berbayar Resmi Dirilis, Harganya Rp 300.000-an per Bulan

e-Business
7 Tips Menggunakan E-Banking agar Tetap Aman dalam Bertransaksi

7 Tips Menggunakan E-Banking agar Tetap Aman dalam Bertransaksi

Internet
Tak Cuma HP Samsung S23 Series, Ini Deretan Gadget yang Dirilis pada Galaxy Unpacked 2023

Tak Cuma HP Samsung S23 Series, Ini Deretan Gadget yang Dirilis pada Galaxy Unpacked 2023

Gadget
Begini Cara Upload Video Lebih dari 30 Detik ke Status WhatsApp

Begini Cara Upload Video Lebih dari 30 Detik ke Status WhatsApp

Software
Video YouTube Shorts Bisa Hasilkan Uang Mulai Hari Ini

Video YouTube Shorts Bisa Hasilkan Uang Mulai Hari Ini

Software
Link dan Cara Daftar Nikah Online di KUA serta Syaratnya, Gratis Tanpa Biaya Tambahan

Link dan Cara Daftar Nikah Online di KUA serta Syaratnya, Gratis Tanpa Biaya Tambahan

e-Business
Menjajal Samsung Galaxy S23 Ultra 5G, Layar Lebih Datar Kamera Lebih Besar

Menjajal Samsung Galaxy S23 Ultra 5G, Layar Lebih Datar Kamera Lebih Besar

Gadget
Cara Pre-order Samsung Galaxy S23 Series dan Harganya, Ada Bonus hingga Rp 7,5 Juta

Cara Pre-order Samsung Galaxy S23 Series dan Harganya, Ada Bonus hingga Rp 7,5 Juta

e-Business
Ramalan Pencipta Gmail, ChatGPT Akan Kalahkan Google dalam 2 Tahun

Ramalan Pencipta Gmail, ChatGPT Akan Kalahkan Google dalam 2 Tahun

Internet
Gaji CEO Intel Dipangkas 25 Persen

Gaji CEO Intel Dipangkas 25 Persen

e-Business
Resmi, Ini Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra di Indonesia

Resmi, Ini Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra di Indonesia

Gadget
Perbandingan Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Perbandingan Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S23, S23 Plus, dan S23 Ultra

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.