Mobil Grab dan Uber Boleh Pakai Pelat Hitam dan STNK Pribadi

Kompas.com - 25/08/2016, 06:56 WIB
Ilustrasi REUTERSIlustrasi
|
EditorReska K. Nistanto

Pernyataan Agus merupakan jawaban terhadap unjuk rasa yang dilakukan sejumlah pengemudi angkutan berbasis aplikasi pada minggu lalu. Unjuk rasa itu merupakan protes terhadap Peraturan Menteri Perhubungan nomor 32 tahun 2016 yang meminta pengemudi mencantumkan nama badan hukum dalam STNK-nya.

Baca: Ini Tuntutan Sopir Uber dan Grab

Agus juga menyarankan agar koperasi bekerja secara profesional dengan membuat AD/ART yang mengatur keselamatan dan keamanan jenis transportasi yang dikelolanya. Pemilik angkutan berbasis aplikasi juga mesti dibekali tanda pengenal anggota koperasi.

Selain soal STNK dan pelat, Agus mengatakan setuju saja dengan diberlakukannya syarat uji KIR dan SIM A Umum.

Menurutnya, hal itu menjadi kewenangan Kemenhub yang mengaturnya. Sedangkan, koperasi dapat saja memfasilitasi atau membantu pengurusuan SIM dan ujii KIR tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.