Kompas.com - 25/08/2016, 13:41 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan perhitungan penurunan tarif interkoneksi yang ada saat ini merupakan keputusan yang terpaksa diambil pemerintah. Pasalnya perundingan dengan seluruh operator dinilai menemui jalan buntu.

“Kalau mengikuti keinginan semua operator, pecah kepala kita, pusing kepala kita! Karena hitungannya semua berbeda, investasi berbeda, maka ada yang minta turun 10 persen, 40 persen, 50 persen. Kalau perlu kami buka tabelnya semua nanti,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (24/8/2016) lalu.

“Pemerintah tidak bisa mengikuti salah satu, harus firm, karena itu melakukan perhitungan seadil-adilnya. Sehingga kami keluarkan perhitungan dalam bentuk surat edaran, belum Peraturan Menteri. Kami tahu ini masih banyak yang ingin turun lebih besar atau naik lebih besar,” pungkasnya.

Runutan proses penghitungan

Rudiantara kemudian menjelaskan runutan proses penghitungan tarif interkoneksi yang sudah dilakukan sejak 2015 dan diikuti oleh semua operator.

Pada Juli hingga Desember 2015, juga sudah dilakukan tinjauan terhadap model perhitungan tarif interkoneksi. Sepanjang periode ini, menurut Rudiantara, operator seperti Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren, Hutchison Tri Indonesia, hadir dan saling berdiskusi.

“Terakhir interkoneksi itu dihitung pada 2013, lalu kami mempersiapkan penghitungan ulang interkoneksi pada 2015 dan mulai konsultasi publik pada 5 Februari 2015 penghitungan diikuti semua operator. Bayangkan, sudah satu tahun lebih dipersiapkan,” terangnya.

“Juli 2015 dilakukan review model perhitungan oleh semua operator dan 17 kali pertemuan. Jadi bayangkan betapa intensifnya kami mencoba melakukan penghitungan ulang interkoneksi ini,” pungkasnya.

Masing-masing operator pun sudah memberikan data input. Menteri pun menandatangani non disclosure agreement (NDA) terkait data-data perusahaan yang diberikan untuk keperluan penghitungan interkoneksi.

Proses verifikasi, validasi, review model perhitungan data dilakukan pada rentang Mei 2015 hingga Januari 2016. Sedangkan perhitungan tarif interkoneksi dilakukan pada Juni 2016 - Maret 2016, penyampaian hasil hitungan pada operator dilakukan pada 19 Mei 2016.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.