Kompas.com - 30/08/2016, 13:14 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Sejumlah pengguna yang kecewa dengan cacat layar pada iPhone 6 dan 6 Plus mengajukan gugatan hukum. Pasalnya, cacat tersebut fatal dan berakibat ponsel jadi tidak berfungsi sama sekali.

Gugatan itu dikategorikan sebagai class action dan diajukan melalui pengadilan federal di San Jose, California.

Tuduhannya adalah, Apple telah melanggar undang-undang perlindungan konsumen di California. Namun tak disebutkan dengan jelas berapa ganti rugi yang diharapkan dari kasus ini.

Cacat yang dimaksud penggugat dikenal dengan istilah “penyakit layar sentuh”. Cirinya berupa sebuah garis abu-abu yang berkedip di bagian atas layar dan membuat iPhone 6 dan 6 Plus sama sekali tak bisa dipakai.

Di dalam formulir pengajuan gugatan disebutkan bahwa Apple sebenarnya telah mengetahui cacat yang dimaksud, namun menolak untuk memperbaikinya.

Penggugat juga menyatakan bahwa masalah tersebut berhubungan dengan keputusan Apple untuk menghilangkan lempengan logam pelindung yang mestinya diselipkan di bawah layar. Lapisan pelindung seperti ini sempat dipakai pada iPhone 5.

Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Reuters, Selasa (30/8/2016), penggugat terdiri dari tiga orang, yaitu Todd Cleary dari California, Jun Bai dari Delaware serta Thomas Davidson dari Pennsylvania.

Apple sendiri belum mengeluarkan komentar apapun terkait gugatan hukum ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.