Kompas.com - 01/09/2016, 12:16 WIB
Apple Watch Edition di etalase iBox Flagship Store, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Fatimah Kartini BohangApple Watch Edition di etalase iBox Flagship Store, Mall Kota Kasablanka, Jakarta
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Generasi kedua Apple Watch kabarnya bakal berganti nama. Kabar yang beredar, ia akan memiliki nama baru, yakni iWatch.

Hal tersebut diketahui dari bocoran dokumen aplikasi dagang di Asia yang rumornya sudah diteken pekan lalu.

Jika benar, lini arloji pintar Apple bakal mengikuti penamaan produk Apple lain yang selalu mematrikan huruf "i" di depan. Produk-produk itu terbukti sukses di pasaran, sebut saja iPhone, iPod, iMac, dan iPad yang juga sempat berjaya.  

Lantas, kenapa tak dari awal Apple menamakan "iWatch"? Menurut sumber dalam, Apple telah mendaftarkan nama iWatch ke beberapa negara sejak 2013 lalu, sebagaimana dilaporkan PhoneArena dan dihimpun KompasTekno, Kamis (1/9/2016).

Namun, ada sebuah perusahaan bernama OMG Electronics yang lebih dulu menggunakan nama iWatch untuk produk arloji pada September 2012. Produk tersebut sempat menggelar penggalangan dana lewat situs Indiegogo dan berakhir tak memuaskan.

Kini, untuk peluncuran arloji pintar Apple generasi kedua, nama iWatch agaknya sudah bisa digunakan. Isu pergantian nama ini belum dikonfirmasi Apple. Benar atau tidaknya bisa diketahui dalam beberapa hari ke depan.

Selain soal nama, ada beberapa spesifikasi Watch generasi kedua yang sudah beredar di ranah maya. Menurut analis KGI Securities, Ming-Chi Kuo, Apple bakal menelurkan dua varian Watch.

Salah satunya yang lebih premium memiliki GPS dan barometer. Sementara itu, varian lainnya masih harus bergantung pada sinkronisasi dengan iPhone.

Kedua model, kata Kuo, bakal meningkat dari segi kemampuan terhadap air alias waterproof, ketahanan baterai, dan kecepatan prosesor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.