Video Detik-detik Meledaknya Roket Pembawa Satelit Facebook

Kompas.com - 02/09/2016, 10:52 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com — Satelit AMOS-6 milik Facebook hancur setelah roket pembawanya, Falcon 9, meledak pada Kamis (1/9/2016) lalu.

AMOS-6 meledak bersama dengan roket Falcon 9 di darat saat uji static fire (menyalakan pendorong tanpa meluncur) di Cape Canaveral, Florida, AS.

Falcon 9 sendiri dikembangkan dan dibuat oleh Space Exploration Technologies Corporation atau lebih dikenal dengan nama SpaceX.

Sementara itu, AMOS-6 merupakan satelit penyebar internet gratis milik Facebook. Rencananya, satelit ini akan diorbitkan untuk menghubungkan masyarakat di Afrika dengan internet. Proyek ini sejalan dengan inisiasi internet gratis untuk semua dari Facebook yang diberi nama Internet.org.

Baca: Satelit Facebook Ikut Meledak, Ini Kata Zuckerberg

Namun, misi Facebook harus terhenti untuk sementara karena kejadian tersebut.

Menurut SpaceX, penyebab meledaknya roket adalah anomali atau kesalahan teknis yang terjadi di unit launch pad, yakni unit penopang roket untuk meluncur.

"Roket dan beban berbayarnya (satelit yang dibawa) hilang (hancur)," begitu pernyataan SpaceX, sebagaimana dilaporkan BusinessInsider dan dihimpun KompasTekno, Jumat (2/9/2016).

Roket Falcon 9 sendiri didesain agar bisa mendarat kembali begitu selesai dipakai mengantar satelit ke orbit Bumi, untuk dipakai pada program peluncuran berikutnya.

Beberapa percobaan yang dilakukan sebelumnya oleh SpaceX menunjukkan hasil positif. Roket berhasil meluncur dan mendarat kembali di sebuah tongkang di tengah laut.

SpaceX adalah perusahaan dirgantara AS yang memberikan layanan transportasi luar angkasa.

Pendirinya adalah Elon Musk, miliarder yang juga berada di balik perusahaan mobil listrik Tesla dan platform pembayaran online PayPal.

Video detik-detik saat Falcon 9 menjalani uji static fire kemudian meledak dirilis di situs berbagi video YouTube. Berikut videonya:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.