Kompas.com - 02/09/2016, 19:57 WIB
Kotak kemasan Galaxy Note 7 tampil serupa dengan dua saudaranya yang lebih dahulu muncul, Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge. Kemasan ini berbentuk persegi panjang sesuai ukuran ponsel, dengan warna dasar hitam dan deretan huruf emboss mengikap yang menerangkan perangkat di dalamnya. Oik Yusuf/ KOMPAS.comKotak kemasan Galaxy Note 7 tampil serupa dengan dua saudaranya yang lebih dahulu muncul, Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge. Kemasan ini berbentuk persegi panjang sesuai ukuran ponsel, dengan warna dasar hitam dan deretan huruf emboss mengikap yang menerangkan perangkat di dalamnya.
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Samsung akan menarik kembali seluruh Galaxy Note 7 baik dari pasar maupun yang sudah diterima konsumen dan menggantinya dengan unit yang baru.

Samsung berencana tidak hanya akan mengganti unit yang sudah kadung berada di tangan konsumen tetapi juga akan menarik seluruh stok di peritel dan gudang pengiriman.

Seperti dikutip KompasTekno dari Reuters, Samsung telah menjual sebanyak 2,5 juta unit Galaxy Note 7 di sepuluh negara.

Bagi konsumen yang telah memiliki Galaxy Note 7, Samsung berjanji akan menggantinya dengan unit yang baru dalam beberapa minggu ke depan.

Langkah "recall" Galaxy Note 7 diumumkan Samsung pada Jumat (2/9/2016). Keputusan tersebut terpaksa diambil Samsung terkait sejumlah laporan Galaxy Note 7 yang meledak atau terbakar. (Baca: Samsung Resmi Recall Galaxy Note 7)

Menurut Samsung, hingga 1 September 2016 terdapat 35 kasus yang dilaporkan secara global dan Samsung melakukan inspeksi menyeluruh dengan para penyuplainya untuk mengidentifikasi, apakah ada baterai-baterai lain yang terkena imbasnya yang beredar di pasar.

Dalam sebuah pernyataan tertulis resmi, juru bicara Samsung mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen membuat produk dengan kualitas terbaik dan menanggapi semua insiden secara serius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terkait laporan tentang kasus yang menimpa Galaxy Note 7 yang terjadi baru-baru ini, kami telah melakukan investigasi dan menemukan kendala dalam baterai," ujar juru bicara itu.

Di Indonesia, Galaxy Note 7 belum sampai di tangan konsumen. Namun, jadwal pengiriman perangkat tersebut telah ditunda hingga 17 September dari jadwal semula, 1 September.

Atas keterlambatan ini, Samsung siap memberikan kompensasi. (Baca: Galaxy Note 7 Tertunda di Indonesia, Samsung Siapkan Kompensasi)

Terhadap perkembangan terakhir yaitu recall produk, Samsung Indonesia belum memberikan keterangan resmi apakah akan meneruskan pengiriman ke pemesan awal dengan kompensasi atau menghentikan penjualan.

Update: Samsung Indonesia telah memberikan pernyataan resmi terkait status Galaxy Note 7 di tanah air, simak infonya di tautan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.