Di Indonesia, Jumlah Pengguna Line Pepet Facebook

Kompas.com - 03/09/2016, 09:49 WIB
Logo Line di acara Line Conference 2016 di Tokyo. Deliusno/KOMPAS.comLogo Line di acara Line Conference 2016 di Tokyo.
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengguna Line di Indonesia meningkat tajam dalam dua tahun terakhir. Hal itu disampaikan Managing Director Line Indonesia, Ongki Kurniawan, Jumat (2/9/2016), dalam acara jumpa media di Cafe Crematology, Jakarta.

"Sejak 2014 peningkatan pengguna mencapai 200 persen," kata dia.

Saat ini, tak kurang dari 90 juta netizen Indonesia merupakan pengguna layanan chatting asal Jepang tersebut. Sebanyak 80 persen di antaranya (72 juta) merupakan pengguna aktif bulanan alias Monthly Active Users (MAU).

Angka tersebut sudah mepet dengan MAU Facebook Indonesia yang diklaim mencapai 88 juta orang per Juni 2016. Sementara itu, Instagram yang tak kalah populer cuma meraup 22 juta MAU di bulan yang sama.

Peningkatan tajam jumlah pengguna Line, dikatakan Ongki, tak lepas dari upaya layanan bernuansa hijau tersebut untuk mendekatkan jarak dengan penggunanya, alias "Closing the Distance".

Bukan cuma memediasi agar masyarakat dekat satu sama lain, melainkan juga membawa mereka lebih dekat dengan informasi, produk, dan kesempatan.

Hal itu tampak pada beberapa layanan turunan Line, mulai dari Line Official Account, Line Business Connect, Line Shopping, Line@, Line Webtoon, Line Creators Market, Line Games, dan Line Today.

Dominasi millenials

Ongki mengatakan target Line per 2019 nanti adalah menjadi platform komunikasi dominan untuk generasi muda di Indonesia, atau kerap diistilahkan millenials. Pasalnya, generasi muda meraup 40 persen dari total populasi Indonesia yang berkisar 250 jutaan.

Saat ini pun demografi pengguna Line di Tanah Air sudah didominasi millenials. Sebanyak 41 persen pengguna berumur 18 hingga 22 tahun, 21 persen berumur 23 hingga 32 tahun, 18 persen berumur di bawah 17 tahun, 8 persen berumur 33 hingga 43 tahun, dan cuma 3 persen yang di atas 43 tahun.

Komponen perempuan pada pengguna Line masih memimpin tipis, yakni 55 persen. Kaum lelaki meraup sisanya sebesar 45 persen.

"Kami ingin 40 persen populasi Indonesia yang merupakan millenials semuanya pakai Line pada 2019," Ongki menuturkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.