Kompas.com - 13/09/2016, 18:03 WIB
Indihome solusi layanan digital home berbasis internet on fiber Doc. Telkom IndonesiaIndihome solusi layanan digital home berbasis internet on fiber
|
EditorReska K. Nistanto

SERANG, KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk atau Telkom menargetkan penambahan pelanggan Indihome sebanyak tiga juta orang pada tahun 2016. Jumlah pelanggan Indihome akan menjadi lima juta orang pada akhir tahun 2016 jika target itu terealisasi.

Deputi Executive Vice President Infrastruktur Telkom Regional 2 Soendojoadi di Serang, Banten, Selasa (13/9/2016) mengatakan, Indihome tersedia sejak tahun 2010. Secara masif, Indihome kemudian dikembangkan dan dimodernisasi sejak tahun 2015.

“Jumlah pelanggan Indihome melejit. Selama tahun 2015 saja, jumlah pelanggan Indihome bertambah satu juta orang,” ujarnya.

Produk itu terdiri dari layanan internet, saluran televisi kabel, dan telepon rumah. Indihome menggunakan jaringan serat optik untuk menyediakan layanan pita lebar.

Panjang jaringan serat optik untuk mendukung produk-produk Telkom di Indonesia saat ini sekitar 80.000 km. “Panjang jaringan serat optik akan selalu bertambah setiap tahun. Kami berorientasi pada pita lebar dengan salah satu produknya adalah Indihome,” ujarnya.

Sejak tahun 2013, pembangunan serat optik di Banten diintensifkan. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah pelanggan Indihome di Banten meningkat pesat setidaknya tiga kali lipat menjadi sekitar 25.700 orang saat ini. Soendojoadi mengatakan, pertumbuhan layanan pita lebar memang sangat agresif.

“Itu menunjukkan atensi. Kebutuhan masyarakat terhadap internet semakin besar. Tak ada alasan warga tidak bisa dilayani karena sudah ada satelit,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Soendojoadi, sebagian jaringan serat optik Telkom sudah perlu dimodernisasi. Secara total, jumlah pelanggan Telkom di Indonesia untuk semua produk sekitar 15 juta orang. Telkom siap menyambungkan para pelanggan itu dengan layanan pita lebar.

“Jaringan tembaga masih ada. Nanti, tak ada lagi kotak-kotak untuk jaringan tembaga yang membutuhkan listrik,” ucapnya.

Menurut Soendojoadi, serat optik tidak dipengaruhi pasokan listrik. Telkom merencanakan semua Indihome menggunakan serat optik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.