Kompas.com - 15/09/2016, 11:31 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Era fanboy Apple belum berakhir. Tradisi mereka mengantre di depan Apple Store pasca peluncuran produk teranyar masih dilanjutkan. Sebagian di antaranya sampai rela berkemah berhari-hari di depan toko Apple.

Antrean kali ini menyambut penjualan iPhone 7 dan 7 Plus mulai 16 September mendatang. Para fanboy tampaknya berambisi menjadi pembeli stok iPhone 7 pertama. Setidaknya begitu yang tampak dari suasana di depan Apple Store Fifth Avenue, New York, AS.

Mereka sudah membentuk garis antrean panjang sejak 11 September lalu. Agar tak lelah, para fanboy mendirikan tenda kecil untuk duduk dan melindungi diri dari matahari atau hujan.

Motivasi para pengantre memang beragam, tak melulu murni karena menggilai produk-produk Apple, sebagaimana dilaporkan Cnet dan dihimpun KompasTekno, Kamis (15/9/2016).

Ada yang mengantre hanya untuk masuk berita dan televisi, ada pula yang mengambil peluang bisnis dari masifnya minat para fanboy.

Para pengambil peluang bisnis mengantre untuk menyewakan antreannya bagi fanboy murni yang "ketinggalan kereta". Harga sewanya tak tanggung-tanggung, mencapai ratusan dollar AS atau jutaan rupiah.

Hal ini tampak pada kicauan seorang jurnalis magang Bloomberg, Harvard Zhang. Ia memberi tahu daftar harga bagi fanboy yang ingin menyewa antrean di urutan 13 dan 11 yang mencapai 300 dollar AS (sekitar Rp 4 juta). 


Diketahui, duet iPhone 7 dan 7 Plus resmi meluncur pada 7 September 2016 di San Francisco, AS. Secara berurutan, masing-masing mengusung layar 4,7 inci dan 5,5 inci.

Baca: Perbandingan iPhone 7 dengan iPhone 6 dan 6S

Keduanya sudah bisa dipesan (pre-order) sejak 9 September lalu. Pengiriman untuk pemesan awal dilakukan mulai 16 September. Tanggal itu sekaligus menandai duet iPhone teranyar mulai dijual di gerai-gerai resmi Apple.

Sejumlah negara mendapat giliran pertama mendapatkan duo iPhone 7 tersebut. Negara-negara di benua Asia yang tercatat di barisan awal yaitu Singapura, Taiwan, China, dan Hong Kong.

Negara-negara lainnya adalah Australia, Austria, Belgia, Kanada, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Irlandia, Italia, Jepang, Luxembourg, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Puerto Rico, Spanyol, Swedia, Swiss, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Amerika Serikat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNET
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.