Taiwan Minta Google Mengaburkan Gambar Bangunan Rahasianya

Kompas.com - 22/09/2016, 19:21 WIB
Pemerintah Taiwan meminta Google mengaburkan gambar satelit pulau Itu Aba GooglePemerintah Taiwan meminta Google mengaburkan gambar satelit pulau Itu Aba
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Pemerintah Taiwan mengajukan permintaan kepada Google. Lewat Menteri Pertahanan, Taiwan meminta raksasa internet untuk mengaburkan (blur) gambar sebuah fasilitas rahasia di layanan satelit Earth.

Fasilitas rahasia yang dimaksud terletak di pulau Itu Aba, atau dikenal juga dengan nama Taiping. Gambar satelit yang muncul di Google Earth dan Google Maps memperlihatkan empat buah struktur bangunan bercabang tiga di daerah pantai pulau tersebut.

Empat struktur bangunan tersebut tampak mengelilingi sebuah bangunan lain yang memiliki bentuk bulat.

Tidak diketahui fungsi empat bangunan tersebut. Namun menurut ahli militer, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Guardian, Kamis (22/9/2016), keempatnya disebut sebagai instalasi milter baru di pulau Itu Aba .

"Demi melindungi rahasia dan keamanan militer, kami telah meminta Google untuk mengaburkan gambar dari fasilitas penting militer," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Taiwan, Chen Chung-chi.

"Tidak nyaman bagi kami untuk mengungkapkan fasilitas militer mana pun yang kami pasang di pulau Taiping, dan apa tujuannya, sebab fasilitas itu dianggap sebagai rahasia," kata Menteri Pertahanan Taiwan, Feng Shih-kuan.

Para analis militer menduga bahwa empat struktur bangunan itu akan digunakan oleh Taiwan untuk mendeteksi dan mengintai daerah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Permintaan blur kepada Google sendiri tampaknya merupakan upaya pemerintah Taiwan untuk mengurangi ketegangan di daerah sengketa Kepulauan Spratly yang terletak di Laut China Selatan.

Pulau Itu Aba sendiri memang terletak di jajaran Kepulauan tersebut. Saat ini, wilayah ini memang diatur oleh Taiwan, tetapi juga diklaim oleh tigqa negara, yakni China, Vietnam, dan Filipina.

Google mengaku sudah menerima permintaan resmi pemerintah Taiwan tersebut. Saat ini, perusahaan internet AS tersebut dikatakan sedang meninjau permintaan itu. 



Sumber Guardian
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X