Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadi Viral, Foto Hillary Clinton Dipunggungi Para Pendukung

Kompas.com - 27/09/2016, 13:54 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

Foto tersebut makin viral setelah dijajarkan dengan sebuah foto yang memperlihatkan Hillary pada tahun 2006 silam. Bedanya, foto yang dijepret pada sepuluh tahun yang lalu tersebut tak ada satu pun pendukung yang sibuk berselfie. Mereka justru berebut meminta tandatangan Hillary.

Era smartphone, fotografi mobile, dan selfie

Robert Cornelius/Library Of Congress Foto Robert Cornelius, pelaku pertama selfie di Library of Congress, Washington DC, Amerika Serikat. Foto ini diambil pada 1839.
Selfie alias swa-foto alias memotret diri sendiri sebenarnya sama sekali bukan barang baru. Potret diri pertama sudah ada lebih dari 170 tahun lalu, sejak tahun 1839.

Baca: Sejarah Panjang Selfie dan si Tongkat Narsis

Hanya saja, seiring dengan perkembangan teknologi fotografi digital, semakin banyak orang yang menjepret foto. Terlebih semenjak kamera mulai terintegrasi dalam perangkat mobile seperti ponsel dan tablet.

Memotret dan merekam video kini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, tanpa harus repot menenteng peralatan kamera yang berat.

Lalu media sosial berkembang luas di internet dan menghubungkan banyak orang sekaligus dalam medium yang sama.

Perpaduan kedua hal ini, yakni kamera di gadget mobile dan media sosial, melahirkan kebiasaan baru berupa foto “selfie” untuk diunggah dan ditunjukkan ke orang lain.

Walhasil, terjadi perubahan perilaku pengguna gadget seperti diilustrasikan dalam rangkaian foto perbandingan di bawah.

Luca Bruno, Michael Sohn/ AP, Barbara Kinney Ilustrasi perbandingan suasana masa kampanye Hillary Clinton pada 2006 dan 2016 (kanan) dan upacara Paus Paulus II tahun 2006 dan Paus Benediktus XVI tahun 2013. Pada 2013 dan 2016, sebagian hadirin sudah sibuk merekam foto dan video dengan gadget ketimbang memperhatikan secara langsung.

Guru Besar Antropologi Universitas Gadjah Mada Heddy Shri Ahimsa-Putra pernah mengatakan bahwa selfie berkembang karena kian besarnya keinginan manusia untuk menampilkan diri sendiri, sekaligus menegaskan perbedaan dengan orang lain.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber Mashable
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.