Kompas.com - 30/09/2016, 09:39 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Xiaomi selama ini dikenal sebagai pabrikan smartphone murah meriah yang mengandalkan distribusi online demi menekan biaya. Namun, belakangan vendor asal China tersebut dikabarkan berputar haluan dan berencana membuka toko ritel fisik.  

Jumlahnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Engadget, Jumat (30/9/2016), mencapai 1.000 toko yang ditargetkan selesai dibangun pada 2020 mendatang.

Outlet Mi Home yang selama ini hanya menampilkan sejumlah produk elektronik seperti rice cooker, speaker bluetooth, dan beberapa ponsel, akan ikut dipermak menjadi toko ritel sepenuhnya.

Sebanyak 60 toko ritel Xiaomi rencananya sudah akan mulai beroperasi menjelang akhir tahun 2016.

CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan bahwa calon pembeli akan bisa “menyentuh dan mencoba” aneka gadget Xiaomi di jaringan toko ini.

Dia tak mengungkap di mana saja Xiaomi akan membuka toko. Sebagian besar di antaranya diperkirakan bakal terkonsentrasi di Negeri Tirai Bambu yang menjadi rumah Xiaomi.

Bisnis smartphone Xiaomi belakangan diketahui menurun. Pada kuartal kedua tahun ini, angka pengapalan smartphone di China tercatat menurun sebesar 38,4 persen secara year-over-year, menurut estimasi IDC.

Penurunan itu disebabkan oleh persaingan antar vendor yang makin ketat, seperti Huawei yang memiliki 11.000 toko fisik di seantero China.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ENGADGET

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.