Kompas.com - 01/10/2016, 08:04 WIB
Dari kiri ke kanan: Software Asset Management Microsoft Indonesia Sudimin Mina, penyiar dan presenter Muhammad Farhan, dan Sekretaris Jenderal Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan Justisiari P. Kusumah dalam konferensi pers sosialisasi bahaya penggunaan software bajakan di Jakarta, Jumat (30/9/2016). Oik Yusuf/ KOMPAS.comDari kiri ke kanan: Software Asset Management Microsoft Indonesia Sudimin Mina, penyiar dan presenter Muhammad Farhan, dan Sekretaris Jenderal Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan Justisiari P. Kusumah dalam konferensi pers sosialisasi bahaya penggunaan software bajakan di Jakarta, Jumat (30/9/2016).
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Software bajakan masih terpasang di banyak komputer di Indonesia. Namun, menurut Software Asset Management Microsoft Sudimin Mina, tak semua pengguna memang benar-benar sengaja memakai perangkat lunak ilegal. Ada juga yang menjadi pemakai secara tidak sengaja, entah karena tertipu atau sebab lain.

Sudimin pun menekankan pentingnya mengenali ciri-ciri fisik software bajakan yang dikemas dalam bentuk cakram keras, supaya calon pembeli tak kecele, khususnya untuk perangkat lunak bikinan Microsoft seperti OS Windows dan Office.

“Pertama, dari sampulnya. Kalau cover saja udah fotokopi, mana mungkin itu software asli?” ujar dia ketika berbicara dalam acara konferensi pers sosialisasi bahaya penggunaan software bajakan di Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Salah satu ciri kemasan software original, menurut Sudimin, adalah menyertakan stiker distributor perangkat lunak yang bersangkutan. Lalu di dalam boks seharusnya ada buku manual berisi panduan pemakaian.

Cakram (DVD atau CD) yang memuat software mestinya turut dilabeli dengan stiker hologram dan penanda khusus berbentuk anak panah untuk menunjukkan keaslian.

Terakhir, apabila terlanjur dipasang di komputer, software bajakan biasanya akan bermasalah saat aktivasi sehingga tidak bisa dipakai oleh pengguna dan tak mendapat technical support dari sang pembuat.

Untuk memfasilitasi pengguna yang ingin tahu apakah piranti lunak Microsoft asli atau bukan, raksasa software itu menyediakan laman khusus di alamat www.microsoft.com/howtotell.

Microsoft Indonesia juga meluncurkan situs Cariyangori.com dalam rangka memerangi software bajakan. “Di sana ada berbagai macam informasi seperti ciri-ciri software bajakan dan alamat diler yang menjual software asli,” imbuh Sudimin.

Bedanya palsu dan bajakan

Sekretaris Jenderal Masyarakat Indonesia Anti-Pemalsuan Justisiari P. Kusumah menegaskan bahwa ada perbedaan antara istilah counterfeit (palsu) dengan bajakan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.