Google Luncurkan Android Pixel, Bagaimana Nasib Nexus?

Kompas.com - 05/10/2016, 16:44 WIB
Tampak belakang Android Google Pixel warna hitam dengan aksen kaca di belakangnya. Arstechnica.comTampak belakang Android Google Pixel warna hitam dengan aksen kaca di belakangnya.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Ada pertanyaan besar pasca Google meluncurkan duo smartphone Pixel dan Pixel XL pada 4 Oktober kemarin. Tak lain dan tak bukan soal nasib Nexus di masa depan.

Google agaknya masih irit bicara, atau mungkin sudah kehabisan ide untuk menyusun strategi bisnis Nexus. Pabrikan Cupertino itu hanya menjawab singkat saat ditanya tentang nama merek yang dulu dielu-elukan.

"Tak ada rencana," ujar perwakilan Google, sebagaimana dilaporkan TheVerge dan dihimpun KompasTekno, Rabu (5/10/2016).

Diketahui, Nexus adalah langkah pertama Google untuk unjuk gigi di sektor hardware. Dimulai sejak 2010 dengan Nexus One, kini sudah ada 14 perangkat Google yang menggunakan nama merek tersebut.

Masing-masing terdiri dari delapan smartphone, empat tablet, dan dua perangkat media player. Harga perangkat paling tinggi dipatok sekitar 600 dollar AS atau setara Rp 7,7 juta.

Salah satu keunggulan Nexus yang digemborkan Google adalah kedekatan dengan sang pembuat software. Pengguna Nexus dijanjikan selalu menjadi yang pertama merasakan pembaruan sistem operasi Android.

Tapi hal itu tampaknya tak menyentuh emosi pengguna untuk berbondong-bondong membeli Nexus. Ponsel keluaran Samsung, Oppo, Huawei, dan Vivo nyatanya masih menjadi pilihan mayoritas masyarakat modern.

Belum jelas apakah Pixel bakal bernasib sama dengan Nexus, lebih buruk, atau lebih baik. Yang jelas, ada dua smartphone Pixel yang diluncurkan Google kemarin malam, yaitu Pixel berukuran layar 5 inci dan Pixel XL dengan layar 5,5 inci.

Meski dilabeli sebagai ponsel made by Google, sebenarnya perakitan duo Pixel dipercayakan kepada vendor ponsel Taiwan, HTC. Keduanya diotaki prosesor Qualcomm Snapdragon 821, serta sistem operasi Android yang dirancang khusus.

Sistem operasi itu sudah mendukung platform virtual reality Daydream buatan Google. Adapun aplikasi Google Asistant juga sudah tersedia. Spesifikasi lainnya mencakup kamera 12 megapiksel dan fitur isi ulang daya baterai cepat, yang bisa mengisi baterai 15 menit untuk pemakaian tujuh jam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber The Verge
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X