Kompas.com - 10/10/2016, 10:01 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Unit pengganti Galaxy Note 7 yang diterima pengguna setelah recall agaknya tidak benar-benar aman. Ponsel tersebut dilaporkan kembali terbakar di Amerika Serikat.

Kejadian terakhir menimpa seorang pemilik bernama Danel Franks di Houston, Texas.

Galaxy Note 7 milik Franks terbakar ketika ia sedang berada di sebuah restoran bersama keluarganya. Padahal, Franks menuturkan bahwa perangkat itu merupakan versi baru yang ditukar di toko Best Buy pada September lalu.

Sudah tercatat 5 kasus di mana ponsel Galaxy Note 7 versi baru -yang seharusnya aman- terbakar di AS dalam rentang waktu satu minggu.

Dirangkum KompasTekno dari The Verge, Senin (10/10/2016), Samsung menyatakan sedang bekerja sama dengan pihak berwajib untuk menyelidiki rangkaian kejadian baru ini.

“Kami akan mempublikasikan hasil temuan begitu penyelidikan rampung,” sebut Samsung dalam sebuah pernyataan. Komisi Keamanan Produk Konsumen AS (CPSC) ikut terlibat dalam investigasi.

Sebelumnya, ponsel yang sama dilaporkan mengalami kejadian serupa di beberapa daerah di AS, yakni Virginia, Kentucky, Minnesota, dan di dalam penerbangan dari Louisville ke Baltimore. (Baca: Galaxy Note 7 yang Sudah Ditukar Terbakar di Pesawat)

Seorang pengguna Galaxy Note 7 versi baru di Taiwan juga melaporkan bahwa perangkat tersebut tiba-tiba berasap saat sedang dibawa di dalam kantung celana.

Operator seluler AS AT&T telah menghentikan program penukaran Galaxy Note 7 versi lama dengan versi baru, berkenaan dengan laporan-laporan di atas.

Pemilik Galaxy Note 7 versi lama yang ditarik kembali (recall) diharuskan menukar perangkat tersebut dengan ponsel lain, bukan Galaxy Note 7 versi baru. Operator seluler T-Mobile dilaporkan telah menerapkan kebijakan yang sama.

Perkembangan terakhir dari kasus ini, Samsung dikabarkan telah menghentikan sementara produksi Galaxy Note 7. (Baca: Samsung Dikabarkan Hentikan Sementara Produksi Galaxy Note)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.