Kemenangan "Rp 1,5 Triliun" Apple atas Samsung Dikembalikan

Kompas.com - 10/10/2016, 11:35 WIB
Samsung dan Apple Samsung dan AppleSamsung dan Apple
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Drama perang paten antara Apple dan Samsung kembali berlanjut. Pengadilan banding AS minggu lalu mengembalikan vonis tuntutan pelanggaran tiga paten yang dimenangkan oleh Apple, setelah sebelumnya sempat dibatalkan pada Februari.

Ketiga paten dimaksud terkait dengan teknologi slide-to-unlock, autocorrect, dan quick link yang berfungsi memunculkan rincian informasi kontak di nomor telepon yang ditampilkan dalam teks.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Reuters, Senin (10/10/2016), dengan dikeluarkannya keputusan  pada Jumat (7/10/2016) itu, kemenangan Apple dalam menuntut ganti rugi sebesar 119,6 juta dollar AS (Rp 1,5 triliun) dari Samsung tak jadi dibatalkan.

Sebagian besar angka permintaan ganti rugi tersebut, yakni 98, 7 juta dollar AS  berasal dari pelanggaran paten quick link. Dalam sebuah sidang lanjutan sebelumnya, Samsung sempat diputuskan tak melanggar hak paten ini.

Apple pertama kali mengajukan gugatan hukum atas pelanggaran ketiga paten oleh Samsung di pengadilan federal kota San Jose, California, pada Mei 2014 lalu.

Kedua raksasa teknologi, Apple dan Samsung, telah terlibat sengketa paten selama bertahun-tahun.

Sebelumnya, pada Desember 2015, Samsung telah membayar Apple ganti rugi sebesar 548,2 juta dollar AS dari kasus pelanggaran paten lain yang terpisah dari tiga paten di atas.

Baca: Bunga Matahari Jadi Bukti Kuat Samsung Jiplak Apple?



Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X