Kompas.com - 13/10/2016, 06:55 WIB
|
EditorReza Wahyudi

Alhasil, hanya dalam waktu dua bulan pasca dirilis, Samsung memutuskan menyetop penjualan dan produksi Galaxy Note 7. Pabrikan Korea Selatan mengatakan pihaknya memprioritaskan keselamatan konsumen, sehingga tak ingin ambil risiko lebih jauh dengan melanjutkan pemasaran produknya. (Baca: Samsung Ganti Baru Semua Galaxy Note 7 di Pasaran)

Sebelumnya, Samsung sempat menunda ketersediaan Galaxy Note 7 di beberapa negara. Kala itu dalihnya karena permintaan terlampau tinggi dan Samsung tak menyiapkan stok sebanyak itu.

Lalu, beberapa hari setelah penundaan, Samsung kembali membawa berita buruk tentang penarikan alias recall semua unit Samsung yang telah beredar di pasaran. Di Indonesia, para pemesan harus kecewa karena transaksi seri Note dibatalkan dan duit dikembalikan. (Baca: Galaxy Note 7 Tertunda di Indonesia, Samsung Siapkan Kompensasi)

Tak lama setelah recall, Samsung kembali menyetok Galaxy Note 7 yang diklaim aman. Nyatanya, masih ada konsumen yang melaporkan insiden ledakan.

Alih-alih melakukan recall Galaxy Note 7 tahap dua, Samsung malah mengakhiri perjalanan hidup ponsel kebanggaannya. Kini, Galaxy Note 7 tinggal kenangan. Insiden ini sekaligus mencatat sejarah baru dalam perjalanan Samsung sebagai raksasa teknologi. (Baca: Samsung Resmi Hentikan Galaxy Note 7 Selamanya)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.