Kompas.com - 13/10/2016, 20:08 WIB
Unit Galaxy Note 7 tersimpan di dalam kotak yang ditutup dengan memakai engsel magnet. Smartphone ini akan langsung menyambut begitu kotak dibuka. Tentu, dengan keadaan masih dimatikan. Oik Yusuf/ KOMPAS.comUnit Galaxy Note 7 tersimpan di dalam kotak yang ditutup dengan memakai engsel magnet. Smartphone ini akan langsung menyambut begitu kotak dibuka. Tentu, dengan keadaan masih dimatikan.
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Samsung memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualan Galaxy Note 7 untuk selamanya. Langkah itu diambil setelah banyak kasus smartphone pengganti, yang dikatakan sebagai versi aman, masih bermasalah.

Pabrikan Korea Selatan itu ternyata tidak hanya sedang bermasalah dengan produk smartphone saja. Melainkan juga produk-produk peralatan elektronik rumah tangga (home appliances).

Baca: Mau Diapakan Jutaan Sampah Galaxy Note 7 yang Tidak Terjual?

Di Australia, seperti dikutip KompasTekno dari NYTimes, Kamis (13/10/2016), Samsung sedang dalam proses recall 144.000 mesin cuci yang juga dilaporkan terbakar.

Unit mesin cuci yang dipasarkan di Amerika Serikat juga berpotensi untuk ditarik dari peredarannya.

Mengapa ditarik? Mesin cuci top-loading di negara tersebut berpotensi merusak properti di sekitarnya atau melukai pengguna saat mencuci pakaian yang sifatnya tahan-air atau berbahan tebal seperti seprai.

Juru bicara Samsung menanggapi recall mesin cuci di Australia dengan pernyataan bahwa perusahaan sedang menyiapkan ribuan mesin cuci pengganti. Samsung juga menyatakan bahwa keamanan konsumen merupakan prioritas perusahaan.

Recall lain

Catatan recall produk Samsung terbesar terjadi pada 2003 lalu. Saat itu, perusahaan menarik 184.000 unit microwave di pasar AS.

Pada tahun 2009, Samsung menarik sekitar 210.000 unit kulkas di Korea Selatan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.