Dukung Visi Jokowi, Telkom "Geber" Bisnis Digital

Kompas.com - 14/10/2016, 16:27 WIB
Penandatangan nota kesepahaman antara Telkom Group dan 15 mitra kerja sama pada Telkom Group Digi Summit 2016 di Jakarta, Rabu (12/10/2016). Doc. Telkom GroupPenandatangan nota kesepahaman antara Telkom Group dan 15 mitra kerja sama pada Telkom Group Digi Summit 2016 di Jakarta, Rabu (12/10/2016).
|
EditorLatief


JAKARTA, KOMPAS.com –
Visi Presiden Joko Widodo yang menargetkan ekonomi digital Indonesia menjadi yang terebesar se-Asia Tenggara pada 2020 mendapat respons dari perusahaan telekomunikasi Telkom Group. Hal itu diwujudkan lewat kerja sama bisnis digital dengan mitra lokal dan internasional.

Adapun penandatanganan nota kesepahaman  itu dilakukan di sela-sela acara Telkom Group Digi Summit 2016—acara khusus anak perusahaan Telkom terkait bisnis digital—yang digelar di Jakarta, Rabu (12/10/2016).

"Melalui kerja sama ini, Telkom Group siap bertransformasi menjadi perusahaan digital dan mewujudkan visi sebagai The King of Digital in The Region," ujar Alex J. Sinaga kepada Kompas.com, Kamis (13/10/2016).

Menurut Alex, visi itu tak mungkin diwujudkan sendiri oleh Telkom. Karenanya, bantuan mitra kerja sama sangat dibutuhkan.

"Telkom punya aset yang besar sedangkan mitra punya inovasi. Kolaborasi keduanya dapat mewujudkan apa yang diinginkan. Bersama kami bisa bergerak lebih cepat, lebih kuat, dan lebih besar (lagi)," tambah Alex.

Telkom Group Digi Summit dihadiri pimpinan Telkom dan anak perusahaan terkait bisnis digital. Telkomsel, Finnet, Metranet, Metra Digital Investama (MDI), Melon, Metra plasa berada di antaranya.

Thinkstock Ilustrasi peluang bisnis digital.

Sedangkan mitra kerja sama yang turut digandeng, yakni Labolla, i811, Solusi 247, Infosys, Data Science Indonesia, Kofera, Wipro, ArcGIS, Acxiom, Walden lobal Service, Xertainmedia, Radiumone, Geniee, Adskom dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo).

Dengan kerja sama itu, para mitra sepakat mendukung bisnis digital Telkom yang difokuskan pada tujuh pilar industri, yakni musik, video, gamingtravel and tourism, e-commercedigital advertising dan financial technology.

Nantinya, bisnis-bisnis itu akan didukung oleh kapabilitas "meditation" yang dimiliki Telkom Group. Misalnya, Big Data Analytic dan paymentfasilitas ekosistem bisnis berbasis teknologi—untuk memuluskan pengembangan di masa depan.

Saat ini, sebenarnya layanan itu sudah dipakai oleh anak-anak usahanya. Melon dan Telkomsel Langit musik, Metranet untuk bisnis digital advertising (U-Ad) dan Direct Carrier Billing (U-Point), serta Metra Plasa dengan e-commerce melalui Blanja.com adalah contoh yang sudah memanfaatkan fasilitas tersebut.

Untuk memastikan inovasi dan bisnis digital berhasil, Telkom turut membentuk unit Media and Digital Business yang fokus membangun layanan dan kapabilitas bisnis digital. Bentukan unit tersebut menggandeng 15 mitra, setelah sebelumnya Telkom  juga bekerja sama dengan Iflix, Catchplay dan Viu sebagai mitra konten video.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X