Motorola Kembali ke Indonesia dengan Moto E3 Power

Kompas.com - 20/10/2016, 14:52 WIB
Menkominfo Rudiantara bersama petinggi Lenovo dan Motorola setelah acara pengumuman penyematan sertifikasi TKDN di  ponsel 4G Motorola Moto, Kamis (20/10/2016). Fatimah Kartini/Kompas.comMenkominfo Rudiantara bersama petinggi Lenovo dan Motorola setelah acara pengumuman penyematan sertifikasi TKDN di ponsel 4G Motorola Moto, Kamis (20/10/2016).
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Desas-desus soal kembalinya ponsel Motorola di Indonesia akhirnya terkonfirmasi. Hari ini, Kamis (20/10/2016), Lenovo selaku induk perusahaan Motorola, mengumumkan bakal memboyong seri ponsel Moto E3 Power ke Tanah Air.

"Varian Power ini eksklusif untuk Indonesia. Kalau di global cuma Moto E3 saja," kata Country Lead Mobile Business Group Lenovo Indonesia, Adrie Suhadi, dalam acara jumpa media di Gedung Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jakarta.

Adrie masih enggan mengungkap tanggal pasti peluncuran Moto E3 Power. Ia cuma menyebut Oktober sebagai bulan perilisan seri Moto termutakhir itu.

Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Lenovo sekaligus mengumbar komitmennya dalam memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Pabrikan China itu bakal memproduksi produk-produk Moto di Serang, Banten.

Hal ini dimungkinkan kerja sama dengan pabrikan lokal TDK yang selama ini sudah berkolaborasi dalam memproduksi lini Lenovo sejak 2015 lalu.

Fasilitas pabrikasi untuk Moto sendiri memiliki dua lini produksi dengan kapasitas 90.000 unit per bulan. Kapasitas itu untuk produk mid-end dan high-end. Lalu, lini produksi bagi ponsel low-end bisa menghasilkan 75.000 hingga 150.000 unit per bulan.

Kominfo menyambut hangat itikad baik yang ditunjukan Lenovo sebagai pabrikan global yang berbisnis di Tanah Air. Meski demikian, Menkominfo Rudiantara mengatakan pemerintah tetap bersikap netral ke semua vendor.

"Kami tidak mendiskriminasi siapa pun. Kalau (vendor) berproses dengan Kominfo seperti Lenovo, kami pasti sambut. Soal kenapa Lenovo kelihatan tempel (dengan Kominfo) mungkin karena komunikasi saja," kata menteri yang kerap disapa RA tersebut dalam kesempatan yang sama.

Beberapa spesifikasi Moto E3 Power meliputi layar HD 5 inci, kamera utama 8 megapiksel, kamera selfie 5 megapiksel, RAM 2 GB, prosesor quad-core 64 bit, serta sistem operasi Android Marshmallow.

Embel-embel "Power" menunjukkan kemampuan baterai yang lebih mumpuni. Lenovo mengklaim baterai E3 Power cuma butuh diisi ulang selama 15 menit untuk ketahanan 5 jam. Untuk semua kemampuan itu, Motorola Moto E3 Power dibanderol Rp 1 jutaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X