DELL EMC WORLD 2016

Michael Dell Yakin "Internet of Things" Akan Jadi Revolusi Berikutnya

Kompas.com - 21/10/2016, 08:18 WIB
Pendiri dan CEO Dell Technologies, Michael Dell, saat membuka ajang Dell EMC World 2016, di Austin Convention Center, Austin, Texas, Amerika Serikat, Rabu (19/10/2016). Ini adalah event pertama setelah Dell mengakuisisi EMC. KOMPAS.COM/AMIR SODIKINPendiri dan CEO Dell Technologies, Michael Dell, saat membuka ajang Dell EMC World 2016, di Austin Convention Center, Austin, Texas, Amerika Serikat, Rabu (19/10/2016). Ini adalah event pertama setelah Dell mengakuisisi EMC.
Penulis Amir Sodikin
|
EditorReza Wahyudi

AUSTIN, KOMPAS.com - Michael Dell, pendiri dan CEO perusahaan Dell, yang kini berubah nama menjadi Dell Technologies setelah mengakuisisi EMC, menyampaikan visi masa depannya.

Menurut pria yang pernah menjadi CEO termuda dalam jajaran Fortune 500 yang saat itu berusia 19 tahun itu, ke depan, Internet of Things (IoT) benar-benar akan menjadi revolusi industri berikutnya.

"Sekarang adalah era Internet of Things (IoT), segalanya terkoneksi ke internet. Dunia yang cerdas berdenyut dengan kekuatan pemrosesan cepat dan serba terkoneksi," kata Dell saat membuka perhelatan tahunan Dell EMC World 2016 di Austin Convention Center, Austin, Texas, AS, Rabu (19/10/2016).

Internet of Things yang dimaksud Dell adalah peralatan yang terkoneksi dengan internet. Tak hanya smartphone dan laptop, perangkat seperti arloji, sepeda, kulkas, televisi, dan pendeteksi suhu termasuk dalam ekosistem IoT. Selama perangkat tersebut terhubung dengan internet.

"Inilah yang dinamakan dengan revolusi industri berikutnya. Lompatan quantum berikutnya dalam sejarah perkembangan manusia," lanjut Dell.

Beberapa produk teknologi sebagai penanda zaman telah dikembangkan. Seperti virtual reality (realitas virtual) dan augmented reality (realitas yang diperkaya), yang akan mendefinisikan ulang tentang konsep kerja, belajar, dan bermain.

KOMPAS.COM/AMIR SODIKIN Suasana di salah satu booth di ajang Dell EMC World 2016 yang digelar di Austin Convention Center, Austin, Texas, Amerika Serikat, Kamis (20/10/2016). Virtual reality dan augmented reality telah menjadi penanda zaman menuju revolusi industri berikutnya.
"Bersama-sama kita telah mengevolusi teknologi untuk membantu dunis bisnis di muka bumi ini. Bagaimana kita hidup, bagaimana kita belajar, bagaimana kita berperan, bagaimana kita berkomunikasi, bagaimana kita membuat keputusan, bagaimana kita mengintegrasikan, dan bagaimana berinteraksi dengan dunia kita dan dengan sesama pada tingkat yang fundamental," kata Dell.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dell memiliki keyakinan jika kita ingin membangun teknologi yang benar, kita bisa mengamplifikasi dan meningkatkan masa depan manusia.

"Dan saat saya melihat apa yang terbentang ke depan, saya meyakini bahwa kita benar-benar baru nyaris memulai sesuatu dengan pendekatan kecerdasan buatan," kata Dell.

Kecerdasan atau intelijensia buatan telah tersematkan pada setiap aspek fisik dunia kita. Menurut Dell, kita telah memiliki sekitar delapan miliar peralatan IoT yang terkoneksi di dunia ini. Semuanya akan membutuhkan pengembangan teknologi visioner.

Sekitar 15 tahun dari sekarang, diprediksikan jumlah peralatan yang akan terkoneksi akan meningkat menjadi 200 miliar atau lebih, sekitar 25 kali dari jumlah manusia di planet ini. Semua peralatan dengan berbagai sensor, akan menyediakan akses ke pusat aplikasi digital baru, menciptakan sumber daya informasi yang masif.

DELL EMC WORLD 2016 Pendiri dan CEO Dell Technologies, Michael Dell, saat membuka ajang Dell EMC World 2016, di Austin Convention Center, Austin, Texas, Amerika Serikat, Rabu (19/10/2016). Ini adalah event pertama setelah Dell mengakuisisi EMC.
Dell juga menyebut, dengan inovasi berbasis teknologi guna membangun dunia yang lebih baik, akan menjadi peluang terbesar generasi sekarang ini untuk berkontribusi nyata.

Dengan memanfaatkan data informasi raksasa yang tersebar di berbagai perangkat, baik dalam waktu riil maupun pada serial waktu tertentu, bisa meningkatkan wawasan manusia yang lebih baik, guna membangun dunia yang lebih baik lagi.

"Itulah peluang bagi generasi kita, ini mungkin akan menjadi peluang terbesar dalam sejarah dunia. Untuk bisa memenuhi peluang ini, keharusan inovasi bisa dilakukan dengan meningkatkan kekuatan pemrosesan, meningkatkan lebar pita, atau dengan meningkatkan kapasitas," kata Dell.

Dalam visi ke depannya, Dell berkeyakinan, semuanya akan meningkat sekitar 10 kali lipat setiap lima tahun sekali. Itu artinya, dalam 15 tahun ke depan dari sekarang, kita akan memiliki 1.000 kali peningkatan dalam hal kekuatan pemrosesan, kecepatan, efisiensi, dan kapasitas jika dibandingkan dengan yang telah kita miliki saat ini.

Sehari setelah acara pembukaan, Kamis (19/10/2016), Michael Dell berkesempatan menerima tujuh jurnalis dari Asia Pasifik, termasuk dari Kompas.com sebagai wakil Indonesia, untuk menjawab berbagai pertanyaan. Apa saja yang dikemukakan Dell, nantikan berita selanjutnya di KompasTekno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.