Kompas.com - 22/10/2016, 16:04 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Seorang hacker yang dituduh sebagai pelaku peretasan jejaring sosial LinkedIn telah berhasil ditangkap. Penangkapan itu dilakukan di Republik Ceko, atas koordinasi antara pemerintah setempat dan Federal Bureau of Investigation (FBI).

“Pasca peretasan data anggota LinkedIn yang terjadi 2012 lalu, perusahaan terus aktif bekerja sama dengan FBI untuk melacak pelakunya,” tulis keterangan resmi yang dirilis perusahaaan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih pada kerja keras dan dedikasi FBI untuk mencari lokasi dan menangkap orang-orang yang diyakini terlibat dalam aktivitas kriminal tersebut,” imbuhnya.

Informasi yang dirangkum KompasTekno dari Ars Technica, Sabtu (22/10/2016) menyebutkan bahwa seorang pria tak bersenjata telah ditangkap saat berada di kamar sebuah hotel, di kota Praha. Pria itu tidak melakukan perlawanan apapun, namun dia sempat pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.

Penangkapan dilakukan terkait dugaan peretasan yang dilakukan sang pria pada sejumlah target di Amerika Serikat, salah satunya LinkedIn.

Sebetulnya hacker sudah ditangkap sejak Rabu (5/10/2016), namun demi alasan tertentu, penangkapan baru diumumkan sekarang.

Sebelumnya, pada 2012 silam, LinkedIn mengalami masalah. Data, e-mail, dan password milik lebih dari 117 juta orang anggotanya dicuri oleh hacker. Selanjutnya, seluruh data tersebut dijual secara online.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Samsung Galaxy F13 Meluncur dengan Baterai 6.000 mAh, Ini Spesifikasinya

Samsung Galaxy F13 Meluncur dengan Baterai 6.000 mAh, Ini Spesifikasinya

Gadget
Microsoft Edge Bisa Dipakai Main Game Xbox Lewat Streaming

Microsoft Edge Bisa Dipakai Main Game Xbox Lewat Streaming

Software
Shutdown atau Sleep, Mana yang Sebaiknya Dipilih untuk Matikan Laptop?

Shutdown atau Sleep, Mana yang Sebaiknya Dipilih untuk Matikan Laptop?

Software
Trik untuk 'Mengarsipkan' Postingan Reels Instagram Sementara

Trik untuk "Mengarsipkan" Postingan Reels Instagram Sementara

Software
5 Fitur Pembeda Aplikasi Photos di Oppo Reno 7 4G

5 Fitur Pembeda Aplikasi Photos di Oppo Reno 7 4G

Gadget
Ini Alasan Oppo Find X5 Pro 5G Disebut sebagai Smartphone Gahar di Kelasnya

Ini Alasan Oppo Find X5 Pro 5G Disebut sebagai Smartphone Gahar di Kelasnya

BrandzView
Samsung Didenda Rp 207 Miliar gara-gara Iklan Fitur Tahan Air

Samsung Didenda Rp 207 Miliar gara-gara Iklan Fitur Tahan Air

e-Business
Cara Split Bill GoPay, Bayar Patungan Makin Mudah

Cara Split Bill GoPay, Bayar Patungan Makin Mudah

Internet
Cara Cek Lokasi Penjual Minyak Goreng Rp 14.000 Secara Online

Cara Cek Lokasi Penjual Minyak Goreng Rp 14.000 Secara Online

e-Business
2 Cara Cari GraPARI Terdekat untuk Upgrade 4G Telkomsel

2 Cara Cari GraPARI Terdekat untuk Upgrade 4G Telkomsel

Gadget
Pengamat: GoFood-GrabFood Ciptakan Ketergantungan, Tetap Dipakai Meski Harganya Jadi 'Normal'

Pengamat: GoFood-GrabFood Ciptakan Ketergantungan, Tetap Dipakai Meski Harganya Jadi "Normal"

e-Business
Sosialisasi Mulai Hari Ini, Begini Cara Beli Minyak Goreng Rp 14.000 via Aplikasi PeduliLindungi

Sosialisasi Mulai Hari Ini, Begini Cara Beli Minyak Goreng Rp 14.000 via Aplikasi PeduliLindungi

e-Business
Foto Halaman Depan Koran 'Kompas' Jadi Produk NFT, Dijual di OpenSea

Foto Halaman Depan Koran "Kompas" Jadi Produk NFT, Dijual di OpenSea

Internet
Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

Grab dan Gojek Tanggapi Keluhan Harga GoFood dan GrabFood yang Dinilai Makin Mahal

e-Business
Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Terancam Diblokir karena Belum Daftar PSE, Twitter dan Meta Bungkam, Google Akan Menyesuaikan

Internet
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.