Orang Indonesia Paling "Menderita" soal Baterai Ponsel

Kompas.com - 23/10/2016, 14:28 WIB
Galaxy S6 Edge mengisi baterai di atas aksesori wireless charging pad Oik Yusuf/ Kompas.comGalaxy S6 Edge mengisi baterai di atas aksesori wireless charging pad
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Apa yang Anda lakukan saat baterai ponsel mulai berkedip merah atau mulai menunjukkan sisa tenaganya hanya kurang dari 20 persen?

Sebagian besar orang akan merasa panik. Biasanya, mereka akan segera mencari tempat atau lokasi yang menyediakan stop kontak, lalu segera memasang charger dan menghubungkannya ke ponsel. Hal seperti ini dikenal sebagai stress gara-gara "low bat".

Baca: Stop 4 Kebiasaan Nge-charge Smartphone seperti Ini

Riset yang dilakukan perusahaan China, Baidu, mencoba membandingkan seberapa banyak orang yang terkena pengaruh stress tersebut. Mereka pun melakukan riset pada orang-orang di Australia, Selandia Baru, Kepulauan Pasifik serta Indonesia.

Hasilnya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Tech in Asia, Minggu (23/10/2016), terlihat bahwa negara yang penduduknya paling "menderita" alias paling rentan terhadap stress tersebut adalah Indonesia.

Indikatornya adalah perbandingan antara rata-rata daya hidup baterai ponsel di Indonesia dengan rata-rata global.

Bila secara global rata-rata daya hidup baterai ponsel mencapai 21,7 jam, di Indonesia orang-orang hanya mendapatkan rata-rata 12,8 jam. Artinya, baterai ponsel milik penduduk Indonesia lebih cepat habis, bahkan tidak bisa bertahan hingga seharian.

Sayangnya, riset tersebut tidak menyebutkan informasi rinci mengenai pola pemakaian ponsel atau alasan yang menyebabkan baterai tersebut lebih cepat habis.

Namun dapat diprediksi bahwa rata-rata orang Indonesia merupakan pengguna aktif media sosial, sehingga pola pemakaiannya turut berperan pada daya hidup baterai. Tak ketinggalan, faktor sinyal jaringan seluler di Indonesia juga turut menyumbang borosnya baterai.

Baca: Cara Memperkuat Sinyal di iPhone dan Android

Hasil riset ini juga mengungkap alasan populernya perangkat baterai portabel atau powerbank di Indonesia. (Baca: Smartphone Jangan Keseringan Pakai Powerbank)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X