Hugo Barra Tanggapi Maraknya Xiaomi "BM" di Indonesia

Kompas.com - 26/10/2016, 08:55 WIB
Suasana di pusat perbelanjaan gadget ITC Ambassador di Kuningan, Jakarta Selatan di awal bulan Ramadhan, Kamis (16/6/2016). Fatimah Kartini Bohang/KOMPAS.comSuasana di pusat perbelanjaan gadget ITC Ambassador di Kuningan, Jakarta Selatan di awal bulan Ramadhan, Kamis (16/6/2016).
|
EditorDeliusno

BEIJING, KOMPAS.com - Xiaomi menjadi salah satu vendor global yang belum memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) untuk perangkat 4G di Indonesia. Saat ini aturan tersebut hanya menuntut muatan lokal sebesar 20 persen, lalu akan meningkat ke 30 persen per Januari 2017 mendatang.

Aturan TKDN inilah yang menghalangi seri-seri Xiaomi berjaringan 4G masuk Indonesia. Padahal, minat masyarakat Tanah Air terhadap ponsel keluaran Xiaomi bisa dibilang masif.

Kondisi tersebut memicu maraknya peredaran lini Xiaomi ilegal alias black market (BM). Ditemui dalam sesi roundtable usai peluncuran Mi Note 2, Vice President Xiaomi, Hugo Barra, menanggapi fenomena tersebut.

"Bagaimana pun hal itu menggambarkan tingginya antusiasme Mi Fans di Indonesia. Kami sangat mengapresiasi, meski kami tentu anjurkan mereka membeli lewat jalur resmi," kata dia pada KompasTekno di Peking University Gymnasium, Beijing, China, Selasa (25/10/2016).

Baca: Redmi Note 3 BM Beredar di Semanggi

Fatimah Kartini Bohang/kompas.com Vice President Xiaomi, Hugo Barra, saat ditemui KompasTekno, Selasa (25/10/2016) dalam sesi roundtable usai peluncuran Mi Note 2 di Peking University Gymnasium, Beijing, China.
Barra menegaskan bahwa pembelian lini Xiaomi lewat jalur ilegal hanya mendatangkan mudarat.

Sebab, tak ada garansi dan jaminan keamanan seperti yang diberikan distributor resmi yang bermitra dengan Xiaomi.

Menurut Barra, jika para Mi Fans benar-benar loyal terhadap brand Xiaomi, mereka seharusnya mau bersabar sedikit lagi.

Ia sesumbar pihaknya sedang mempersiapkan pemenuhan TKDN.

"Dalam waktu dekat kami akan membawa seri-seri Xiaomi yang sudah dinanti Mi Fans," ia menuturkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X