Dijual Rp 9 Juta, "Harga Asli" Pixel XL Cuma Rp 3,7 Juta?

Kompas.com - 26/10/2016, 19:07 WIB
Google Pixel dan Pixel XL. GoogleGoogle Pixel dan Pixel XL.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Google membanderol Pixel XL edisi 32 GB dengan harga 769 dollar AS atau setara Rp 9,9 juta. Harga tersebut tergolong mahal, karena ternyata harga produksi Pixel XL jauh lebih murah.

Firma analisis pasar IHS membongkar Google Pixel XL untuk mengetahui biaya pembuatan ponsel tersebut. Hasilnya memang mencengangkan. Total harga produksinya diprediksi hanya 285,75 dollar AS atau sekitar Rp 3,7 juta per unit.

Dalam komponen harga produksi tersebut, yang paling mahal adalah panel sentuh super AMOLED 5,5 inci dengan lapisan Gorilla Glass 4. Harga panel ini mencapai 58 dollar AS atau sekitar Rp 754.000 per unit.

IHS Google Pixel XL
Bila dibandingkan dengan banderol ritel 769 dollar AS, maka terlihat bahwa Google memberlakukan margin hampir dua kali lipat.

Total margin yang diterapkan pada Pixel XL 32 GB itu adalah 483,25 dollar AS atau setara Rp 6,2 juta.

Namun sebagaimana dilansir KompasTekno dari Bloomberg, Rabu (26/10/2016), margin tersebut hanya berdasarkan perhitungan IHS, tanpa memperhitungkan biaya tambahan yang mungkin terjadi saat Google memproduksi Pixel XL.

“Google mendapatkan harga yang sama untuk setiap komponen yang juga digunakan oleh perusahaan manufaktur tingkat satu. Mereka juga mendapatkan keuntungan yang sama besar dibandingkan perusahaan besar lain,” komentar Senior Director of Cost Benchmarking for IHS Markit, Andrew Rassweiler.

Setara Apple

Melihat pada margin dan harga jual Pixel XL 32 GB, bisa dilihat bahwa Google mulai berusaha mengejar Apple. Hal yang dikejar, bukan sekadar teknologi semata, melainkan juga keuntungan yang diperoleh dalam penjualan tiap unit ponsel.

Bahkan seperti diketahui, berdasarkan riset oleh IHS, harga produksi iPhone 7 hanyalah 224,80 dollar AS atau sekitar Rp 3 juta. Itu pun sudah termasuk biaya manufaktur sebesar 5 dollar AS atau sekitar Rp 65.000.

Memang kedua perusahaan punya cara yang berbeda dalam hal memesan komponen. Apple bisa membuat ongkos produksi iPhone 7 jadi lebih murah karena mereka bisa memborong komponen dalam jumlah sangat besar. Harga per komponen pun jadi lebih murah.

Sedangkan Google, belum memiliki kemampuan memborong bahan mentah sebanyak itu. Raksasa internet tersebut hanya berjanji untuk berusaha meningkatkan ketersediaan pasokan barang di masa yang akan datang.

Baca: Dibongkar, Harga Asli iPhone 7 Terungkap



Sumber Bloomberg
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X