Erajaya Bakal Bantu Xiaomi Penuhi TKDN di Indonesia?

Kompas.com - 03/11/2016, 14:10 WIB
|
EditorDeliusno

"Izin nggak ada masalah, lebih banyak (masalahnya) dalam hal fasilitas. Waktu persiapannya nggak cukup cepat karena kami juga masih agak awam di manufacturing. Mending cari yang sudah jalan," ia menjelaskan.

Saat ini, kata Jeremy, baru Asus yang sudah bekerja sama dengan Erajaya dalam memenuhi TKDN sejak awal 2016. Asus sendiri memang pernah mengumbar bahwa perakitan ponselnya dilakukan di Satnusa, namun tak membawa-bawa nama Erajaya.

Baca: Erajaya Tawarkan Pabrik Bersama ke Vendor Ponsel Asing

Diketahui, konsep "pabrik bersama" mulai diumbar Erajaya saat aturan TKDN digembar-gemborkan pada 2014 lalu. Menurut perwakilan Erajaya, "pabrik bersama" bisa digunakan vendor global yang enggan mendirikan pabrik sendiri untuk tetap menggodok produknya dengan komponen lokal.

"Aturan (TKDN) ini kemungkinan akan mengubah peta bisnis Erajaya untuk turut fokus ke produksi (selain distribusi)," kata dia saat itu.

"Kami investasi untuk pabrik karena membaca situasi. Ketika TKDN benar-benar harus mulai, kami sudah siap," ia mengimbuhkan.

TKDN yang berlaku per Januari 2017 mengharuskan vendor global memenuhi 30 persen komponen lokal untuk bisa memasarkan produknya ke Indonesia. Ketetapan itu tertuang dalam Permenperin no. 65 tahun 2016.

Ada tiga skema TKDN yang ditawarkan pemerintah, yakni lewat aspek manufaktur, aspek aplikasi, dan aspek komitmen investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.