Kompas.com - 07/11/2016, 16:48 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan telah meminta perusahaan teknologi Apple untuk membangun pusat riset dan pengembangan software di luar Pulau Jawa.

Apple sendiri sudah dipastikan akan membangun pusat riset dan pengembangan software sebagai bentuk pemenuhan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Komitmen pembangunan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Selain itu, menurut Rudiantara, perwakilan Apple pusat juga telah menemuinya untuk bicara mengenai pusat riset dan pengembangan software itu. Dalam kesempatan inilah Apple mengatakan niatnya membangun di tiga lokasi di Indonesia.

“Beberapa waktu lalu petinggi Apple dari luar update saya soal persiapan lokasi. Saya minta pada mereka untuk membangunnya tidak Jawa-sentris, tapi lebih Indonesia-sentris. Terserah mereka mau di mana,” terang Rudiantara saat ditemui KompasTekno usai peluncuran ponsel Luna, di Jakarta, Senin (7/11/2016).

“Mereka minta satu di Jakarta, ya tidak apa-apa. Pertama di Jakarta harus riil dulu, nanti berikutnya harus Indonesia-sentris,” imbuhnya.

Saat ini, lanjut Rudiantara, Apple masih mengurus komitmen investasi pusat riset dan pengembangan itu dengan Kemenperin. Targetnya ketika aturan TKDN 30 persen berlaku pada 2017, sudah ada komitmen yang jelas mengenai wujud investasi tersebut.

Sebelumnya, Kemenperin mengatakan bahwa Apple mendirikan tiga pusat riset dan pengembangan software di Indonesia. Perusahaan asal Amerika Serikat itu bahkan telah menyiapkan dana sebesar 48 juta dollar AS atau sekitar Rp 626 miliar untuk mewujudkannya.

Baca: Apple Siapkan Rp 626 Miliar untuk 3 Pusat Inovasi di Indonesia

Saat investasi tersebut diwujudkan, Apple akan dianggap telah memenuhi TKDN melalui komitmen investasi dan diperbolehkan menjual gadgetnya dalam spesifikasi 4G. Besaran TKDN untuk nilai investasi total di atas Rp 550 miliar adalah 30 persen.

Aturan TKDN sendiri akan mulai efektif berlaku pada 1 Januari 2017 mendatang. Isinya meminta produsen ponsel mencapai nilai TKDN 30 persen sebagai syarat diperbolehkan berjulaan gadget 4G di Indonesia.

Baca: 2017, Apple Dipastikan Bangun Pusat Riset di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Apa itu Socialspy WhatsApp yang Disebut Alat untuk Menyadap? Apakah Aman Digunakan?

Software
Apa itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Apa itu Starlink? Layanan Internet Satelit yang Dijanjikan Hadir di Indonesia Mulai 2023

Internet
Game 'Fall Guys: Ultimate Knockout' Kini Digratiskan

Game "Fall Guys: Ultimate Knockout" Kini Digratiskan

Software
Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Jadwal dan Link Streaming Mobile Legends SEA Games 2021 Rabu 18 Mei, Tim Indonesia Berlaga

Software
Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

Menhub: Perjalanan Udara di Indonesia Diprediksi Pulih Tahun 2023

e-Business
Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Timnas PUBG Mobile Indonesia Sumbang Medali Perak di SEA Games 2021

Software
Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Layanan Indosat Ooredoo Dikeluhkan Bermasalah Selasa Malam

Internet
Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

Elon Musk Ancam Tak Lanjutkan Akuisisi Twitter Gara-gara Akun Bot dan Spam

e-Business
Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

Cara Aktifkan Izin Lokasi untuk Daftar Prakerja Gelombang 29 di HP Android, iPhone, dan Laptop

e-Business
Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Oppo A16K Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Rp 2 Jutaan

Gadget
Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Apple Rilis iOS 15.5 dan iPadOS 15.5, Ini Fitur Barunya

Software
Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Samsung Galaxy Z Flip 4 dan Z Fold 4 Disebut Sudah Masuk Tahap Produksi

Gadget
Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun 'Bot', Bos Twitter Menjelaskan

Elon Musk Tunda Pembelian Twitter gara-gara Akun "Bot", Bos Twitter Menjelaskan

Internet
Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Infinix Note 12 VIP Meluncur dengan Pengisi Daya Cepat 120 Watt

Gadget
Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Apex Legends Mobile Meluncur Global, Pemain di Indonesia Wajib Download Ulang

Software
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.