Kasus Yusniar, Pengamat

Pengamat: Status Facebook "No Mention" Yusniar Bukan Pencemaran Nama Baik

Kompas.com - 09/11/2016, 11:08 WIB
Kompas TV Wanita Ini Diancam Dipenjara karena Status Facebook
|
EditorReska K. Nistanto

Bunyi status yang diunggah ke Facebook Yusniar adalah, "Alhamdulillah. Akhirnya selesai juga masalahnya. Anggota DPR tol*, pengacara tol*. Mau nabantu orang yang bersalah, nyata-nyatanya tanahnya ortuku pergiko ganggui poe."

Dalam status itu sama sekali tak disebut nama siapa pun. Hanya sekadar keluhan dan makian saja, tanpa menyebut orang yang dituju.

UU ITE sudah direvisi pada 27 Oktober

DPR dan pemerintah telah sepakat merevisi UU ITE yang sudah lama menjadi kontroversi. Kesepakatan itu diketuk palu pada 27 Oktober 2016 atau tiga hari setelah penangkapan Yusniar.

Revisi UU ITE dirumuskan dalam tujuh poin penting, salah satunya mengatakan pasal 27 ayat 3 bakal ditambahkan penjelasannya untuk menghindari multi tafsir.

Baca: Revisi UU ITE Disetujui, Ini Poin Perubahannya

Selain itu, ancaman pidana yang terpatri pada pasal 45 ayat 1 juga bakal diubah. Semula hukum pencemaran nama baik paling lama enam tahun menjadi empat tahun, dan denda Rp 1 miliar menjadi Rp 750 juta.

Meski demikian, revisi UU ITE itu baru pada tahap persetujuan. Masih ada tahap pemberkasan agar poin-poin revisi tersebut sahih dan bisa mulai diberlakukan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X