Kompas.com - 10/11/2016, 17:27 WIB
Biografi Twitter Adam Bain yang tertulis dirinya sebagai penggemar batik dari Indonesia. Twitter @adambainBiografi Twitter Adam Bain yang tertulis dirinya sebagai penggemar batik dari Indonesia.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com — Chief Operating Officer (COO) Twitter, Adam Bain, mengundurkan diri dari perusahaan mikroblog tersebut. Hal itu diketahui dari sebuah dokumen yang dilaporkan Twitter ke situs pemerintah AS pada 9 November kemarin.

Dokumen mengatakan bahwa sang eksekutif yang merupakan pencinta batik tersebut angkat kaki dari Twitter. Posisinya digantikan Chief Financial Officer, Anthony Noto, sebagaimana dikutip KompasTekno dari dokumen tersebut, Kamis (10/11/2016).

Dengan ini, Noto mengambil alih semua tanggung jawab sebagai COO sekaligus CFO secara bersamaan untuk sementara waktu. Tugasnya sebagai COO berkaitan dengan penjualan iklan global, data, pengembangan bisnis, kemitraan global, serta pendapatan produk.

Mengepalai dua kaki sekaligus, Twitter sadar bahwa Noto tak bakal fokus. Layanan berlogo burung biru itu mengatakan, posisi tetap Noto nantinya bakal jadi COO. Posisi CFO sendiri akan diisi orang baru yang masih dalam tahap pencarian.

oik yusuf/ kompas.com Presiden Global Revenue Twitter Adam Bain ketika berbicara dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (29/8/2014)

Baca: Bos Baru Twitter Ternyata Penggemar Batik Indonesia

Bain belum siapkan sekoci

Selain dari dokumen Twitter, pengunduran diri Bain diketahui pula dari status Twitter-nya. Bain tak mengungkap apa rencananya setelah hengkang dari Twitter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Status itu cuma mengindikasikan bahwa ia ingin membuktikan kebolehannya melakukan hal baru di luar Twitter.


Menurut sumber dalam, Bain mengatakan kepada jajaran pemimpin Twitter bahwa dia tak bakal bekerja di perusahaan kompetitor semacam Facebook. Bain, kata sumber itu, memang bakal memiliki "mainan baru", tetapi tak buru-buru.

Bain agaknya masih mau mengambil jeda untuk istirahat, sebagaimana dilaporkan Cnet dan dihimpun KompasTekno.

Bain sendiri bergabung di Twitter sejak enam tahun lalu. Ia termasuk tim awal yang bergabung di perusahaan tersebut dan turut merasakan jatuh bangunnya perusahaan.

Kepergian Bain menjadi kehilangan besar bagi Twitter. Menurut sumber, ia adalah salah satu talenta paling bersinar di Twitter dan paling banyak disukai pegawai lainnya.

Pada pertengahan tahun lalu, Bain bahkan digadang-gadang sebagai kompetitor kuat Jack Dorsey untuk menjadi CEO menggantikan Dick Costolo. Bain sejatinya membuat kicauan panjang soal kepergiannya. Anda bisa mengeceknya di sini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber CNET

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.