Facebook Sebut Mark Zuckerberg Sudah Meninggal

Kompas.com - 13/11/2016, 19:56 WIB
Banner memorial menggantung di atas laman Facebook Mark Zuckerberg pada Jumat (11/11/2016) siang, seolah sang pendiri Facebook itu sudah meninggal dunia. FacebookBanner memorial menggantung di atas laman Facebook Mark Zuckerberg pada Jumat (11/11/2016) siang, seolah sang pendiri Facebook itu sudah meninggal dunia.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorOik Yusuf

KOMPAS.com - Laman Facebook Mark Zuckerberg tampil mengejutkan pada Jumat kemarin. Sang pendiri jejaring sosial itu terkesan sudah meninggal dengan munculnya sebuah banner “Memorial” berjudul “Mengingat Mark Zuckerberg”.

“Kami harap mereka yang mencintai Mark akan merasa lebih nyaman dengan hal-hal yang dibagikan orang untuk mengingat dan merayakan hidupnya,” tuilis pesan dalam banner tersebut, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Guardian, Minggu (13/11/2016).

Ternyata bukan hanya Zuckerberg saja yang dikabarkan sudah meninggal. Sebagian pengguna Facebook turut terkaget-kaget mendapati banner Memorial serupa menggantung di laman masing-masing. Padahal mereka masih hidup.

“Sepertinya Facebook berpikir bahwa saya sudah meninggal,” keluh seorang pengguna Facebook melalui Twitter.

Belakangan, pihak jejaring sosial terbesar di dunia itu mengakui bahwa telah terjadi kesalahan sistem yang menyebabkan Facebook salah mengira sebagian pengguna sudah meninggal, lalu memasang banner Memorial di laman para pengguna tersebut.

Tidak disebutkan apa persisnya yang menyebabkan bug tersebut, ataupun berapa banyak pengguna yang terdampak.

“Ini adalah kesalahan besar yang kini sudah diperbaiki. Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya dan bekerja secepat mungkin untuk memperbaiki masalah,” sebut Facebook dalam sebuah pernyataan.

Baca: Algoritma Facebook Bikin Donald Trump Menangi Pemilu AS?

Bagaimana dengan Zuckerberg? Dia diketahui masih segar bugar. Sehari sebelumnya, Zuckerberg sempat menyuarakan bantahan terhadap tudingan bahwa berita palsu di Facebook telah membantu memenangkan Presiden AS terpilih, Donald Trump.

Siapa sangka dia sendiri bakal menjadi korban informasi ngawur di jejaring sosialnya itu?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X