Google Earth VR Bisa Bikin "Terbang" Keliling Dunia

Kompas.com - 22/11/2016, 10:57 WIB

KOMPAS.com - Google Earth mulai hadir dengan tampilan realitas virtual alias virtual reality (VR). Ini merupakan langkah lebih jauh Google untuk mendekatkan netizen ke berbagai tempat di belahan dunia.

Menurut pabrikan Mountain View tersebut, ada banyak tempat indah dan menakjubkan di dunia. Namun, dunia terlalu luas, sekitar 196,9 juta mil persegi, untuk dijelajahi dengan transportasi yang ada saat ini.

Manusia pun punya batasan umur untuk menjangkau semua tempat. Oleh karenanya, Google Earth bertampilan VR diharapkan mampu membuat netizen menelusuri tempat-tempat indah di dunia lewat penjelajahan visual. Aplikasi itu seakan membuat penggunanya bisa "terbang" mengelilingi dunia dalam waktu singkat.

"Dengan Earth VR, Anda dapat terbang di atas kota, berdiri di dataran tertinggi, dan melonjak ke ruang angkasa," begitu tertera pada blog resmi Google, sebagaimana dikutip KompasTekno, Selasa (22/11/2016).

Baca: Google Earth Pro Seharga Rp 5 Juta Kini Digratiskan

Beberapa tempat indah yang bisa Anda kunjungi secara sinematik lewat Earth VR adalah Sungai Amazon, kaki langit Manhattan, Grand Canyon, Alpen Swiss, Katedral Florence Italia, Stadium Hong Kong, dan masih banyak lainnya.

Anda bisa mengunduh aplikasi Earth VR di toko aplikasi Steam Store secara gratis. Untuk sementara, aplikasi tersebut baru mendukung perangkat VR HTC Vive.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tetap di sini untuk update soal Google Earth di platform lainnya mulai tahun depan," begitu janji Google. 


Earth merupakan layanan yang dikembangkan sejak awal 2000-an oleh perusahaan bernama Keyhole. Kala itu namanya masih Earth Viewer. Google mengakuisisi Keyhole pada 2004 dan mengubah Earth Viewer menjadi Google Earth.

Peluncuran Earth pada 2005 mendapat antusiasme besar dari masyarakat. Pasalnya, Earth menjadi globe virtual pertama yang memanfaatkan teknologi dan aplikasi geospasial.

Lebih jauh, Earth kemudian berkembang dan menjadi cikal bakal Google Maps. Perbedaan dua layanan itu lebih ke fungsinya. Earth lebih menekankan penelusuran tempat secara visual, sementara Maps lebih berfungsi menunjukkan arah dan lokasi.

Terakhir, pengembangan Maps melahirkan Street View yang lebih kurang sama dengan Earth VR. Hanya dengan duduk di rumah, seseorang bisa menjelajahi tempat-tempat tertentu secara virtual. 

Baca: Google Akui Tak Cantumkan Nama Palestina di Google Maps

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.