Kompas.com - 28/11/2016, 15:42 WIB
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com - Huawei berhasil melampaui Samsung untuk urusan keuntungan atau profit dari penjualan smartphone. Saat ini, keuntungan perusahaan ponsel dan jaringan asal China itu tercatat menduduki peringkat dua dunia.

Berdasarkan data yang dilansir oleh lembaga Strategy Analytics, prestasi tersebut dicapai dengan mencatatkan total profit sebesar 200 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,7 triliun pada kuartal ketiga 2016 hanya dari penjualan smartphone.

Strategy Analytics memperkirakan bahwa total penjualan ponsel di seluruh dunia di kuartal ketiga 2016 ini mencapai 9,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 126,99 triliun. Angka keuntungan yang dicetak Huawei itu hanya 2,4 persen dari total keuntungan penjualan ponsel di seluruh dunia.

Baca: Walau Ada Recall Gadget Samsung, Konsumen Tetap Loyal

Dengan nilai tersebut, raihan profit Huawei sudah berhasil mengungguli Samsung yang meraup 2,2 persen dari total keuntungan penjualan ponsel global di kuartal ketiga 2016. Posisinya Samsung memang sedang mengalami penurunan akibat recall Galaxy Note 7.

Executive Director of Strategy Analytics Neil Mawston memprediksi Samsung akan segera bangkit. Segera setelah mereka berhasil mengatasi efek kegagalan Galaxy Note 7, Samsung diyakini bakal kembali melengserkan Huawei dari peringkat kedua.

Sementara itu, sebagian besar keuntungan, yaitu sekitar 91 persen, masih menjadi milik Apple. Keuntungan perusahaan yang dipimpin Tim Cook ini pun tercatat menduduki peringkat pertama di dunia. Keuntungan Apple dari smartphone tercatat sebesar 8,5 miliar dollar AS.

Bagi Huawei sendiri, prestasi ini merupakan sebuah sejarah penting. Pasalnya ini merupakan pertama kalinya perusahaan China itu bisa duduk di peringkat kedua dunia, tepat di belakang Apple.

“Kami memprediksi Huawei akan mempertahankan keuntungan ini hingga paruh pertama 2017,” ujar Mawson, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Techtimes, Senin (28/11/2016).

Selanjutnya, di bawah peringkat Huawei terdapat sejumlah produsen ponsel lain. Mereka adalah Vivo dan Oppo yang sama-sama menikmati sekitar 2,2 persen dari total keuntungan penjualan ponsel global.

Baca: Huawei Batal Rakit Ponsel Google Karena Logo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Techtimes

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.