Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Canon Ingin Kuasai Pasar "Printer Infus" di Asia

Kompas.com - 30/11/2016, 13:05 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReska K. Nistanto

DENPASAR, KOMPAS.com - Popularitas printer dengan sistem tangki tinta yang cara kerjanya mirip dengan "tinta infus" makin menanjak. Di Indonesia, penjualan printer yang disebut dengan kategori "refillable" ini sudah mencapai 44 persen dari keseluruhan pasar printer inkjet, menurut data kuartal ketiga 2016 yang dirangkum oleh Canon.

Tak mau ketinggalan, Canon pun mulai merilis printer "tinta infus" Pixma G series pada November 2015 lalu. Model terbaru dari seri tersebut, Pixma G4000, diperkenalkan lewat sebuah acara di Bali yang dihadiri oleh KompasTekno, Selasa (29/11/2016). Pabrikan asal Jepang ini pun berharap bisa merajai segmen printer "infus".

"Target kami, pada 2017 mendatang, Pixma G series bisa menguasai 50 persen penjualan printer refillable di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara," kata Assistant Manager Consumer Imaging and Information Group Canon Singapura, Irene Lau, saat ditemui dalam acara.

Irene mengakui, pihaknya agak "terlambat" memasuki pasaran printer tinta refillable karena kompetitor telah lebih dulu masuk dan menguasai segmen ini. Di sisi lain, kompetitor tersebut menciptakan pasaran baru printer refillable yang ternyata diminati konsumen.

"Kompetitor kami telah masuk ke segmen refillable selama 4 hingga 5 tahun. Tapi kami berupaya memanfaatkan momentum pertumbuhan segmen refillable untuk mendongkrak penjualan Pixma G series," ujar Irene.

Dia menambahkan, printer refillable utamanya disukai oleh konsumen di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara seperti India, Singapura, juga Indonesia yang sensitif terhadap harga. Karena itulah Canon mengincar dominasi di wilayah-wilayah ini, ketimbang pasaran negara maju.

Senada dengan Irene, Monica Aryasetiawan, Division Manager Canon Consumer Systems Products Division PT Datascrip, selaku distributor produk-produk printer Canon di Indonesia mengatakan, pihaknya harus merilis printer refillable untuk mempertahankan posisinya di Tanah Air. Canon menguasai pasaran printer inkjet di Indonesia dengan market share sebesar 51 persen, menurut data IDC pada kuartal III 2016.

"Ada pertumbuhan printer tinta refillable sejak 2001 karena kebutuhan masyarakat Indonesia untuk mencetak murah dan banyak," kata Monica.

"Mau tidak mau kami harus masuk ke segmennua untuk mempertahankan market share".

Mirip "tinta infus"

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.