Reklamasi Teluk Jakarta Terekam Satelit Google Earth

Kompas.com - 02/12/2016, 07:22 WIB
Foto satelit Jakarta dilihat dengan Google Earth. Google EarthFoto satelit Jakarta dilihat dengan Google Earth.
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com - Google memiliki proyek bernama Earth Timelapse, yang bertujuan menunjukkan perubahan permukaan Bumi. Proyek tersebut kini telah diperbarui dengan tambahan data permukaan Bumi yang baru.

Data baru yang dimaksud adalah foto permukaan Bumi dari kurun waktu 2014 hingga 2016. Ditambah data yang telah dimiliki oleh NASA, maka Google Earth memiliki data perubahan permukaan Bumi dari 1984 hingga 2016.

Menariknya, karena data tersebut mencakup seluruh permukaan Bumi, maka perubahan wajah Jakarta dari citra satelit bisa dilihat. Perubahan paling mencolok adalah reklamasi di teluk Jakarta, yang menampilkan munculnya pulau-pulau kecil di sebelah utara Jakarta.

Selain itu, jika Anda jeli, Anda bisa melihat pengembangan wilayah bandara Soekarno-Hatta, serta semakin padatnya wilayah Kemayoran, yang dahulunya juga merupakan lapangan udara.

Untuk melihat perubahan wajah Jakarta, Anda bisa mengunjungi situs Google Earth Timelapse di tautan berikut ini, kemudian menavigasi tampilan ke wilayah Jakarta. Tentu saja, Anda juga bisa melihat wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Ukuran hingga petabyte

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Google memproses total sekitar 5 juta gambar hasil pemotretan satelit. Gambar tersebut dikumpulkan dari 5 satelit berbeda, lalu dikurasi untuk memilih 3.000 triliun piksel terbaik.

Dari kurasi tersebut, Google membuat 33 gambar permukaan Bumi. Gambar tersebut kemudian diproses lagi menjadi peta permukaan Bumi berdasarkan tahun, yakni 2013, 2014, 2015, dan 2016.

“Dengan tambahan empat tahun foto dalam kurun empat tahun, data baru berukuran petabyte, dan gambar permukaan Bumi yang lebih tajam, kami dengan rekan di Time membuat pembaruan ini,” terang Program Manager Google Earth Engine, Chris Herwig melalui blog resmi Google.

Hasilnya, sebagaimana dilansir KompasTekno dari Ars Technica, Jumat (2/12/2016), adalah sebuah timelapse yang bisa dipakai untuk melihat pelebaran wilayah kota Las Vegas, mencairnya gletser di kutub, atau proses terbentuknya pulau reklamasi di Dubai, atau juga di teluk Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.