Forerunner 35, "Smartwatch" untuk Pehobi Lari Dirilis di Indonesia

Kompas.com - 08/12/2016, 18:42 WIB
Garmin Forerunner 35 resmi dirilis di Indonesia, Kamis (8/12/2016). Deliusno/KOMPAS.comGarmin Forerunner 35 resmi dirilis di Indonesia, Kamis (8/12/2016).
Penulis Deliusno
|
EditorReska K. Nistanto

JAKARTA, KOMPAS.com - Garmin memboyong wearable fitness, Forerunner 35 ke pasar Indonesia. Seperti namanya, jam tangan pintar ini ditujukan bagi kalangan pehobi lari. Meski begitu, Garmin tetap menargetkan perangkat tersebut untuk semua orang.

"Kita buka (penjualan) untuk semua orang. Orang yang suka fun run, profesional juga," ujar Engelhard Sundoro, Managing Director South Asia Region Garmin, kepada KompasTekno di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Garmin membekali Forerunner 35 dengan berbagai fitur khusus pecinta lari. Salah satu yang dikedepankan adalah sensor pengukur detak jantung yang terpasang langsung di bagian bawah perangkat.

Dengan fitur ini, para pelari bisa memantau heart rate atau denyut jantung saat sedang berlari.

Selain itu, Forerunner juga dibekali dengan GPS mandiri. GPS ini mampu mendeteksi seberapa jauh, cepat, dan ke mana pengguna berlari.

"Anda sudah tidak perlu membawa smartphone untuk mengetahui kecepatan lari," kata Ivan Lai, Product Regional Manager Garmin.

Deliusno/KOMPAS.com Ki-ka: Agus Prayogo, Pelari Profesional; Ivan Lai, Product Regional Manager Garmin; Engelhard Sundoro, Managing Director South Asia Region; dan Hariadi Permana, Perwakilan Distributor DMI.
Forerunner 35 juga dapat digunakan untuk menghitung jumlah langkah kaki, kalori yang terbakar, waktu tidur, dan peringatan apabila pengguna tidak bergerak dalam beberapa waktu tertentu.

Pada dasarnya, Forerunner 35 memang mampu beroperasi secara mandiri. Meski begitu, smartwatch ini tetap bisa dihubungkan dengan smartphone. Dengan kemampuan ini, Forerunner 35 bisa menerima berbagai notifikasi, seperti panggilan masuk dan pesan. Aplikasi pesan yang dimaksud seperti WhatsApp dan Line.

Jam tangan pintar ini pun punya kemampuan tahan air hingga 5 ATM atau sekitar 50 meter.

"Kalau kena hujan, (Forerunner 35) tidak perlu takut rusak. Perangkat ini bisa juga diajak mandi," ujar Lai.

Dari segi baterai, perangkat ini mampu bertahan 13 jam, apabila semua fitur seperti GPS dan sensor detak jantung. Dalam mode biasa, perangkat mampu hidup selama 9 hari. Mode biasa ini termasuk sensor detak jantung.

Saat ini, Forerunner 35 sudah dijual di Indonesia dengan harga Rp 2,95 juta. Produk ini bisa didapatkan di toko Garmin, Sukaoutdoor, dan TokoPDA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.