Kompas.com - 20/12/2016, 14:32 WIB
|
EditorReska K. Nistanto

KOMPAS.com — Tahun 2016 agaknya bukan tahun kesuksesan Uber. Pada akhir kuartal ketiga lalu, layanan ride-sharing tersebut dikatakan merugi hingga 800 juta dollar AS atau setara Rp 10,7 triliun.

Hal ini disampaikan sumber dalam yang enggan jika identitasnya disebutkan. Jika benar, informasinya beririsan dengan informasi yang terendus pada Agustus 2016 lalu.

Kala itu, tepatnya saat Uber memaparkan laporan kuartal kedua kepada para investor, Head of Finance Uber, Gautam Gupta, mengumumkan bahwa kerugian Uber semakin menggunung.

Faktor utamanya adalah subsidi yang masih terus diberikan Uber untuk para mitra pengemudinya. Belum lagi, promo-promo gencar digelar untuk menarik minat masyarakat.

Angka kerugiannya bersifat privat untuk publik karena Uber belum membuka saham perdana alias IPO. Hanya, beberapa orang dalam kemudian membocorkannya kepada awak media.

Mereka mengatakan, Uber merugi 520 juta dollar AS (Rp 6,9 triliun) pada kuartal pertama 2016 dan 850 juta dollar AS (Rp 11,3 triliun) pada kuartal kedua 2016, sebagaimana dilaporkan Bloomberg dan dihimpun KompasTekno, Selasa (20/12/2016).

Jika ditambah kerugian pada kuartal ketiga, maka total kerugian Uber selama sembilan bulan pada 2016 lebih kurang 2,2 miliar dollar AS atau setara Rp 29,4 triliun. Kerugian itu belum termasuk bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi.

Pendapatan dan valuasi naik

Di tengah kerugian yang melanda, pendapatan Uber sebenarnya naik dan sesuai target. Perusahaan layanan ride-sharing asal San Francisco itu meraup 3,76 miliar dollar AS atau setara Rp 50,3 triliun selama sembilan bulan beroperasi di 2016.

Hingga tutup tahun, pendapatan Uber diprediksi bisa mencapai 5,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp 73,7 triliun. Dengan pendapatan yang terus menanjak sesuai target, nilai valuasi Uber pun kuat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber Bloomberg

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.