Kehidupan Pencuri Ponsel Dibuat Film berkat Aplikasi Mata-mata

Kompas.com - 20/12/2016, 16:35 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorDeliusno

KOMPAS.com — Anthony van der Meer kecurian iPhone saat sedang asyik makan siang. Dia merasa gondok karena tak berhasil memperoleh kembali perangkatnya setelah melapor ke polisi.

Karena pernah kecurian itulah, Der Meer penasaran ingin mengetahui seperti apa kehidupan sebenarnya dari pencuri ponsel. Rasa penasaran itu mendorong mahasiswa perfilman ini menyiapkan "jebakan".

Bentuk jebakan berupa sebuah smartphone Android yang disisipi aplikasi anti-maling Cerberus. Aplikasi Cerberus ditanam di bagian "sistem" dari memori OS Android, lantas diproteksi dengan perlindungan anti-flash sehingga mustahil dihapus dari ponsel.

"Android terdiri dari dua bagian. Ketika ponsel di-reset, yang terhapus hanya bagian 'user', sementara bagian sistem tetap utuh," kata Der Meer, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari PetaPixel, Selasa (20/12/2016).

Baca: Tak Ada Awkarin dan Edho Zell di YouTube Rewind Indonesia 2016

Cerberus membuat ponsel bisa dikendalikan dari jauh selama tersambung ke internet, bahkan ketika kartu SIM diganti. Aplikasi ini pun bisa dipakai memata-matai dengan merekam video, foto, dan suara secara diam-diam, sekaligus melacak lokasi ponsel.

Der Meer sengaja membiarkan ponsel Android berisi Cerberus dicuri maling saat berada di kereta bawah tanah kota Amsterdam. Dia lalu mengakses dan mengendalikan ponsel dari jauh tanpa sepengetahuan si maling.

Alhasil, bukan hanya suara, foto, dan video sang pencuri yang berhasil diperoleh Der Meer, melainkan juga rute kegiatannya sehari-hari. Dia jadi tahu ke mana saja si maling pergi.

Aneka informasi "sadapan" yang menggambarkan sosok pencuri ponsel itu lantas digabungkan menjadi sebuah film pendek berjudul Find My Phone. Sesuai dengan niatan awal Der Meer, isinya menggambarkan sosok dan kehidupan si maling.

Film unik tersebut banyak menarik perhatian begitu beredar di internet. Sejak diunggah ke YouTube pada 13 Desember lalu, Find My Phone telah berhasil mengumpulkan lebih dari 2,5 juta view.

Aksi Der Meer menimbulkan pertanyaan. Kalau warga biasa seperti dia saja bisa memata-matai orang lain dengan begitu rupa, apalagi dinas intelijen negara yang maju di bidang cyber? Pasti lebih dahsyat lagi.

Baca: Bad Hingga Panjat Sosial, Tren Video Sindiran di YouTube

Selengkapnya, silakan simak film Find My Phone lewat tautan berikut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber PetaPixel


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.