Terjawab, "Teka-teki" Absennya Awkarin dan Edho Zell di YouTube Rewind

Kompas.com - 23/12/2016, 15:57 WIB
YouTube Rewind Indonesia 2016 Indonesian YouTubersYouTube Rewind Indonesia 2016
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - YouTube Rewind Indonesia 2016 mengundang beragam komentar dari netizen. Video berdurasi 6 menit 44 detik tersebut merupakan karya kolaborasi sekitar 300 YouTubers lokal yang menceritakan apa saja keramaian di YouTube selama setahun.

Konsepnya sendiri mengusung "Unity In Diversity" yang maknanya lebih kurang sama dengan semboyan "Bhineka Tunggal Ika". Frasa itu dianggap mewakili kondisi YouTube Tanah Air yang disesaki YouTubers dengan beragam karakter dan penyajian konten tapi tetap solid.

Banyak netizen yang memuji YouTube Rewind Indonesia tahun ini, tapi tak sedikit pula yang mengkritik. Beberapa kritikan merujuk pada ketidakhadiran YouTubers kesukaan mereka.

Nama-nama yang dipertanyakan karena tak berpartisipasi adalah Raditya Dika, Edho Zell, dan Karin Novilda alias Awkarin. Ketiganya memiliki basis massa yang cukup kuat di YouTube dan aktif berkarya selama setahun terakhir.

Baca: Tak Ada Awkarin dan Edho Zell di YouTube Rewind Indonesia 2016

Sutradara YouTube Rewind Indonesia 2016, Reza "Arap" Oktovian dan Chandra Timothy Liow memberikan alasan pada KompasTekno via e-mail pada Kamis (22/12/2016).

Menurut keduanya, Awkarin sudah diajak secara langsung namun prosedurnya harus melewati manajemen, dalam hal ini TAKIS Entertainment. Pasalnya, Awkarin saat ini terikat kontrak dengan manajemen yang digagas Samuel Alexander Pieter alias Young Lex dan Oka Mahendra tersebut.

"Kebetulan banget, kemarin sudah sangat mepet waktunya dan kami sudah sibuk untuk mengurus yang lain," kata Reza dan Chandra.

Young Lex yang juga berada di bawah payung TAKIS terlihat dalam YouTube Rewind Indonesia 2016, meski porsinya tak banyak.

KompasTekno telah berusaha menghubungi ke Awkarin via e-mail soal alasan ketidakhadirannya di YouTube Rewind. Namun, YouTuber yang tenar karena video kontroversialnya, pada Juli lalu itu, belum memberikan jawaban.

Baca: Bad Hingga Panjat Sosial, Tren Video Sindiran di YouTube

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X